Kanalnews.co, BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) V.

Acara tersebut dilaksanakan di Ponpes Nurul Falah Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Minggu (7/3/2021).

Muscab tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Timur, Toriqul Haq, yang juga sebagai Bupati di Kabupaten Lumajang dan sekaligus perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Dalam prosesi pemilihan, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, di tunjuk langsung sebagai Ketua DPC PKB oleh DPP PKB bersama empat jajaran struktur lainnya.

Sekretaris Abdulloh Umar dan Bendahara Imarotul Khoiroh. Sementara di jajaran Dewan Suro mantan Ketua DPC PKB periode sebelumnya KH. Sohib Soim sebagai Ketua dan KH. Hamim Sanadi sebagai Sekretaris.

“Terpilihnya Anna Mu’awanah sebagai Ketua DPC PKB Bojonegoro periode 2021-2026 tidak melalui voting atau pemungutan suara. Akan tetapi, penunjukan langsung oleh DPP PKB” ujar Abdullah Umar selaku panitia Muscab V.

Lebih lanjut, Umar sapaan akrabnya menambahkan penunjukan tersebut melalui pertimbangan DPP PKB berdasarkan pertimbangan, seperti potensi kader, kondisi politik di daerah masing-masing, usulan DPC, serta evaluasi kinerja.

“Untuk kepengurusan lainnya dibentuk oleh lima pengurus harian yang sudah terpilih dan di tunjuk oleh DPP” ucap Sekretaris terpilih DPC PKB itu.

Selain pergantian dan penunjukan kepengurusan, Umar juga menegaskan dalam muscab tersebut juga menghasilkan beberapa rekomendasi penting oleh komisi-komisi yang di bentuk dari PAC-PAC PKB se-Kabupaten Bojonegoro.

“Kita semua merekomendasikan Ketum PKB, Gus Ami sebagai Capres 2024, selain itu juga menambah kursi dilegislatife DPRD, dan menjadikan kembali Bupati Anna Mu’awanah 2 periode memimpin Kabupaten Bojonegoro” pungkasnya.

Sekedar diketahui dalam muscab tersebut juga dihadiri oleh seluruh pengurus DPC PKB Kabupaten Bojonegoro, Anggota fraksi DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ketua Tanfid dan Ketua Dewan Syuro DPAC PKB se-Kabupaten Bojonegoro, dan banom-banom PKB baik Garda Bangsa maupun Perempuan Bangsa.(swt)