Kanalnews.co, JAKARTA– Kapolri Jenderal Listyo Sigit berencana merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. Ia menyebut wacana ini sudah mendapatkan lampu hijau dari Presiden RI Joko Widodo.

Seperti diketahui, sebanyak 56 pegawai nonaktif KPK akan diberhentikan pada 30 September 2021 mendatang. Kondisi tersebut pun menjadi polemik dan menyeret Jokowi agar bisa menyelesaikan masalah tersebut.

Listyo mengungkapkan rencana menjadikan 56 pegawai tersebut sebagai ASN Polri. Ia pun diminta menindaklanjuti usulan itu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Tanggal 27 kami mendapatkan jawaban dari Bapak Presiden melalui Mensesneg secara tertulis, pada prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri,” kata Listyo, dalam konferensi pers, Selasa (28/9/2021).

Dengan hadirnya 56 pegawai KPK tersebut, Listyo menyakini mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi ia menilai para pegawai KPK tersebut memiliki pengalaman yang mumpuni.

“Kami melihat terkait rekam jejak dan pengalaman dalam penanganan tipikor tentu sangat bermanfaat untuk memperkuat jajaran organisasi Polri yang saat ini kami kembangkan,” katanya. (ads)