Ist

Kanalnews.co, JAKARTA– Polda Metro Jaya menanggapi soal rencana pemerintah mengerahkan polisi dan TNI untuk mengawasi aturan makan di tempat selama 20 menit. Apa katanya?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusrk Yunus mengungkapkan pihaknya terus melakukan patroli untuk mendukung PPKM. Namun untuk mengawasi orang makan di setiap warteg atau tempat makam polisi bakal kewalahan

“Memang selama ini kita nggak ngawasi? Masa mengawasi orang makan,” kata Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/7/2021).

“Kita masih terus melakukan operasi yustisi, kegiatan patroli, woro-woro. Kalau kamu bilang ngawasi warungnya, (lalu) ada 1.000, terus TNI-Polri nungguin 1.000-nya orang makan, 1-2 menit, 5 menit abis semua polisi lama-lama,” kata Yusri.

Meski begitu, ia menegaskan polisi terus melakukan sosialisasi sekaligus mengimbau kepada pedagang dan konsumen menjalankan aturan. Patroli pun terus dilakukan agar PPKM berjalan sukses.

“Cuma kita imbau, aturan kan sudah diinikan (diterapkan). Kita mengharapkan teman-teman yang dibolehkan itu bisa taat juga. Dia punya konsumen, pelanggan, mengingatkan. Jadi sama-sama kita sinergisitas antara masyarakat dan aparat pemerintah daerah,” katanya.

“Ini upaya kalau sudah sinergi, bersama-sama, berkolaborasi, memutus mata rantai dengan niat kita sama-sama semuanya, insyaallah akan selesai,” dia menambahkan.