
Kanalnews.co, JAKARTA – Arus balik Lebaran mulai menggeliat. Pemerintah bersama operator jalan tol resmi “mengunci” jalur Tol Trans Jawa menuju Jakarta dengan skema satu arah (one way) nasional.
Kebijakan ini diberlakukan mulai Km 459 hingga Km 70 demi mengurai gelombang kendaraan yang terus memadati ruas tol.
Petugas Jasa Marga, Pingky, mengungkapkan kebijakan one way dari wilayah Salatiga hingga Gerbang Tol Cikampek Utama sudah dijalankan secara penuh.
Ia menegaskan pengendara wajib menyesuaikan perjalanan karena arus kendaraan kini diarahkan satu jalur secara masif.
“Skema one way diberlakukan dari Salatiga sampai Cikampek Utama. Secara teknis dimulai dari Km 459 hingga Km 70,” ujar Pingky saat dikonfirmasi, Selasa (24/3/2026).
Tak hanya itu, perpanjangan masa rekayasa lalu lintas ini disebut sudah berlangsung sejak malam sebelumnya. Situasi di lapangan bahkan memaksa penerapan dua pola sekaligus, yakni one way nasional dan one way lokal, sebagai langkah darurat menghadapi lonjakan volume kendaraan.
Pingky menjelaskan, skema one way nasional diberlakukan dari Kalikangkung hingga Cikampek Utama. Sementara itu, one way lokal diterapkan dari Banyumanik menuju Salatiga guna menahan penumpukan arus dari wilayah sekitar.
“Jadi skemanya dibuka dalam dua bagian agar arus balik bisa lebih terkendali,” jelasnya.
Ia pun memastikan pengaturan one way nasional telah aktif penuh dari Km 390 hingga Km 70. Kebijakan ini diprediksi masih akan terus dievaluasi melihat dinamika kepadatan kendaraan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. (ads)



































