KANALNEWS.co, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mewacanakan untuk menugaskan PT Pertamina (persero) mengelola dan mengembangkan blok-blok minyak dan gas bumi (migas) yang tidak diminati oleh kontraktor.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa blok migas yang tidak laku saat dilelang.

Oleh karena itu, Kementerian ESDM mencari cara agar blok migas tersebut bisa produktif. Pertamina diyakini akan  mampu untuk mengelola blok migas yang tadunya tidak produktif menjadi produktif.

“Saya ada rencana menugaskan Pertamina untuk mengelola yang enggak laku ini,” kata Djoko Siswanto di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Khusus untuk mengelola blok migas eksplorasi, Pertamina rencananya bisa menggunakan dana‎ Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang telah disetorkan ke pemerintah.

Djoko Siswanto mengatakan, untuk menjalankan rencana tersebut akan dibuat dasar hukum terlebih dahulu.

Djoko Siswanto juga menjelaskan bahwa dana KKP ‎yang digunakan untuk kegiatan eksplorasi sejalan dengan tujuan meningkatkan produksi dan eksplorasi migas.

Dirjen Migas mengaku akan membuat dasar hukumnya agar dana KKP dapat digunakan utuk egiatan eksplorasi. “Nanti coba kita bikin dasar hukumnya. KKP bisa digunakan untuk meningkatkan produksi dan eksplorasi tujuannya baguskan,” tandasnya.(mul)