KANALNEWS.co – Jakarta, Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), M. Faried mengatakan, pertumbuhan telekomunikasi dan kemajuan  teknologi informasi (TI) dalam beberapa waktu terakhir secara  bersamaan menciptakan dorongan yang kuat bagi masyarakat untuk berwisata sehingga sektor pariwisata nasional terdongkrak dalam kurun waktu 2012.

“Telekomunikasi dan TI menggerakan perekonomian nasional sekaligus merangsang masyarakat untuk semakin gemar melakukan perjalanan,” ujar Faried  di Jakarta, Minggu (30/12/2012).

Sektor telekomunikasi dan TI telah menampilkan budaya dan berbagai pemandangan alam Indonesia yang merangsang keinginan masyarakat untuk mengalami sendiri apa yang ditawarkan
tersebut.

Faried menambahkan, faktor diatas menjadi salah satu faktor utama yang mendorong majunya pariwisata nusantara selama kurun waktu 2012.

“Selain itu jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta jiwa dan meningkatnya penduduk di perkotaan juga menjadi faktor pendukung lain,” katanya.

Hal tersebut juga diiringi dengan semakin naiknya pendapatan perkapita penduduk sebagai akibat langsung pembangunan ekonomi sekaligus munculnya 6,5 juta masyarakat kelas menengah baru.

“Ini dibarengi dengan semakin banyaknya wanita bekerja yang juga meningkatkan mobilitas penduduk Indonesia,” ujarnya.

Angka sementara Biro Pusat Statistik (BPS) pada 2012 menunjukkan terjadi wisatawan nusantara (wisnus) yang melakukan perjalanan sebanyak 245 oranga dengan total pengeluaran mencapai Rp171,50  triliun.

Dibanding dengan 2011, yang tercatat sebanyak 237 juta wisnus yang melakukan perjalanan dengan total belanja mereka Rp156,89 triliun, secara angka jumlah inimengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Faktor lain yang mendorong semakin tingginya tingkat mobilitas wisnus adalah mulai terbangunnya konektivitas yang diikuti penambahan kapasitas kursi, antar-pulau dan antar-kota yang dijembatani angkutan udara sehingga pergerakan wisnus kian meluas.

“Perkembangan politik nasional yang semakin mendambakan perdamaian, kemudian mengarah pada kerja sama dan suasana persahabatan yang lebih akrab disertai kondisi ekonomi yang terus membaik,
memberikan sumbangan terhadap kemajuan pergerakan wisnus,” demikian M.Faried.

 

Penulis : Dara Lidya

Editor : Herwan Pebriansyah