KANALNEWS. Co, Jakarta, Dalam laporan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tercatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sampai November 2012 telah mencapai 7,227 juta orang atau mendekati target yang ditetapkan, 8 juta wisman sampai tutup tahun 2013.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf), Sapta Nirwandar, dalam sambutannya di acara Penganugerahan Tahun Kunjungan Wisata 2012 di Jakarta, Jumat (28/12), ini berarti jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia meningkat sekitar 5 persen dibanding tahun lalu.
Dalam perhitungannya, bila perkembangan ini tidak terhenti, ada kemungkinan angka target 8 juta wisman bisa terlampaui. Bila hal tersebut terjadi, kata Sapta, hal itu akan menjadi rekor baru di dunia pariwisata Indonesia dengan devisa tertinggi yang diperoleh yakni 9 miliar dolar AS.
“Pertumbuhan pariwisata kita juga di atas pariwisata internasional yang hanya tumbuh 4 persen,” katanya.
Padahal, kata dia, pada awal 2012, banyak pengamat pariwisata yang skeptis terhadap target 8 juta wisman karena resesi global dan perlambatan ekonomi dunia.
Namun berkat pengalihan pasar dari Eropa ke Asia sekaligus kerja keras dan aktif di forum-forum internasional yang memacu kehadiran banyak wisman ke Indonesia hingga target tercapai. Selain wisman, wisatawan dalam negeri juga mengalami pergerakan hingga 245 juta.
“Pariwisata ini juga memberikan dampak yang positif terhadap kenaikan serapan tenaga kerja, pajak tak langsung, PDB, hingga investasi,” katanya.
Pihaknya mencatat terjadi kenaikan pajak tak langsung dari sektor pariwisata pada 2012 yang mencapai Rp11,57 triliun hingga investasi di bidang pariwisata yang meningkat 1,47 persen dibanding tahun lalu menjadi Rp120 triliun.
Ia menilai prospek pariwisata nasional sangat menjanjikan. Pada 2024, Indonesia diproyeksikan mampu meraih kunjungan wisman hingga 20 juta orang dengan perolehan devisa mencapai 20 miliar dolar AS.
Pada 2013, Sapta menilai perlunya peningkatan pelayanan, diferensiasi produk, hingga pengembangan destinasi dan produk yang ada di setiap destinasi unggulan di luar Bali.
Penulis : Herwan Pebriansyah
Sumber : Antara






































