KANALNEWS.co – Jakarta, Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), M. Faried mengatakan, Indonesia berupaya untuk bisa lebih banyak menjaring kunjungan wisatawan asal India untuk mengunjungi Indonesia sepanjang tahun ini melalui ajang South Asia Travel & Tourism Expo (SATTE) yang digelar di New Delhi, India, pada 16-18 Januari 2013.
Faried yang memimpin delegasi Indonesia dalam ajang SATTE dalam keterangan persnya mengatakan, pasar India merupakan segmen pasar wisata alternatif yang sangat potensial.
“Saat Eropa dan Amerika mengalami resesi maka kita perlu membuka lebih banyak pasar alternatif, dan India salah satu yang potensial,” katanya.
Menurutnya, keikutsertaan Indonesia dalam ajang SATTE dinilainya sangat strategis, apalagi SATTE merupakan bursa pariwisata terbesar di India yang diselenggarakan sejak 1992.
“Ini kesempatan keenam kami mendampingi pelaku pariwisata Indonesia untuk ikut South Asia Travel & Tourism Expo (SATTE) yang digelar di New Delhi,” katanya.
Para pelaku industri pariwisata dari 48 negara mengikuti acara itu di antaranya datang dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indonesia.
“Sebanyak 11 pelaku usaha pariwisata Indonesia yang terdiri dari 9 Biro Perjalanan Wisata dan 2 usaha perhotelan mengikuti acara ini,” katanya.
Faried mengatakan, selama ini potensi pasar India tergolong menjanjikan dengan pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahun.
Sepanjang 2013, kementeriannya menargetkan wisman asal India yang berkunjung ke Indonesia bisa melampaui 200 ribu orang.
“SATTE ini menjadi salah satu kesempatan kita untuk mempromosikan pariwisata Indonesia kepada calon wisatawan di India sehingga kita harapkan mereka tertarik untuk berkunjung ke tanah air,” demikian M. Faried.
Penulis : Dara Lidya
Editor : Herwan Pebriansyah









































