KANALNEWS.co, Jakarta – PT BMW Indonesia meluncurkan generasi kelima dari salon mewah performa tinggi yang paling sukses disegmennya di dunia, yakni BMW M5.  Peluncuran model baru seri 5 ini dilakukan Rabu (4/4) di Main Atrium, Senayan City, Jakarta, sekaligus dipamerkan kepada publik di mal tersebut hingga Minggu, 8 April 2012 mendatang.

BMW M5 terbaru ini bukan hanya sedan sport performa tinggi yang luar biasa dinamis dan garang di lintasan balap, tetapi juga menjadi benchmark terbaru sebagai sedan sehari-hari dengan kenyamanan tinggi yang dilengkapi dengan berbagai fitur inovatif.  Sedan ini juga menjadi benchmark di segmennya dalam hal efisiensi.

Presiden Direktur BMW Group Indonesia, Ramesh Divyanathan dalam sambutannya saat peluncuran mengatakan bahwa, mobil ini dibangun dengan mempertahankan tradisi model-model pendahulunya. Karena BMW M5 terbaru ini menciptakan performa yang terbaik untuk sebuah mobil sedan.

“Ini bukan hanya karena BMW M5 mengusung teknologi canggih dan memiliki pengendaraan yang luar biasa prima yang merupakan ciri khas mobil-mobil BMW M, tapi juga lantaran mobil ini sanggup memenuhi aspirasi pencinta mobil sport dan memadukannya dengan sebuah salon premium kelas atas,” ujar Ramesh.

BMW M5 menjadi varian tertinggi di keluarga Seri 5 karena didukung dengan teknologi yang lebih mumpuni dari saudaranya. Sebagai contoh, kapasitas silinder lebih kecil, tetapi tenaga yang dihasilkan justru lebih besar 10 persen dari pendahulunya.

Tawaran utama mobil ini berada di bawah dapur mesinnya. BMW M5 mengusung mesin anyar berkonfigurasi V8 berkapasitas 4,4 liter dan dilengkapi dengan M TwinPower Turbo (terdiri dari Twin Scroll Twin Turbo, exhaust manifold yang bersilangan, High Precision Injection, dan fully variable valve control VALVETRONIC).

Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga sebesar 560 daya kuda pada putaran 6.000 hinggga 7.000 rpm serta torsi maksimum 680 Nm pada putaran 1,.500 sampai 5.700 rpm. Guna menyeimbangi dalam menghadapi mesin ini, BMW memasang M Double Clutch Transmission Drivelogic tujuh percepatan. Selain itu, perubahan juga merambah pada chassis dan bodi, demi mengakomodir penambahan performa.

BMW mengklaim dari posisi diam hingga mencapai kecepatan 100 km/jam, mobil BMW M5 yang menjadi saingan Mercedes-Benz E65 AMG ini hanya butuh waktu 4.4 detik saja. Meski demikian, BMW menyebut konsumsi BBM cukup irit yaitu 1 liter bisa untuk menempuh jarak 10,1 km dengan emisi 232 g/km, atau 30 persen lebih irit dari generasi yang digantikannya. Sementara kecepatan maksimum 250 km/j (dibatasi).

Untuk pertama kalinya, terdapat dua tombol “M Drive” di lingkar kemudi, yang bisa dipilih sesuai settingan dan keinginan pengemudi. Berbeda dengan sebelumnya, kini tak ada lagi pembatasan tenaga yang diatur lewat iDrive.

Sebagai mobil premium, interior dibalut dengan kemewahan, antara lain setir dan jok semi-balap berbalut kulit. Jok juga bisa disetel hanya dengan menekan tombol. Khusus konsol tengah, desainnya masih tetap mempertahankan karakter klasik M. Teknologi lain di kokpit adalah M head-up display, kamera mundur, comfort access, HiFi system professional Logic7, dan sistem navigasi yang ditampilkan melalui monitor 10,2 inci. Tersedia pula koneksi USB untuk audio dan harddisk 12 GB.

Mengenai target penjualan yang dicanangkan untuk mobil anyar ini, Coorporate Communication Director BMW Group Indonesia, Helena Abidin dalam kesempatan tersebut mengatakan kalau pihaknya tidak memasang angka sebagai target penjualan. “Tidak ada target khusus. Kalau ada yang berminat ya kita siap untuk melayani permintaannya,” ujar Helena sembari mengatakan sudah ada konsumen yang meminanti mobil yang dibanderol seharga Rp 1,988 miliar (off-road di Jakarta) itu.

Meski demikian, Helena yakin kehadiran M5 ini bisa menambah angka penjualan BMW di Indonesia. Karena sepanjang Maret 2012 lalu, BMW telah mencatat penjualan sebanyak 200 unit. Jika ditotal, sepanjang kuartal pertama 2012, penjualan BMW sudah mencapai 495 unit atau 54% lebih banyak dari periode yang sama tahun lalu. “Model yang meraih penjualan tertinggi adalah BMW Seri 5 dengan 156 unit, diikuti X1 (130), dan Seri 3 (120 unit),” kata Helena. Ranoe Nirawan