KANALNEWS.co – Jakarta, Pendiri IPAYMU, Riyeke Ustadiyanto mengatakan, transaksi online di Indonesia saat ini tumbuh sangat signifikan, hal ini dimanfaatkan oleh IPAYMU dengan mulai meramaikan bisnis transaksi online.
“Potensi perdagangan lewat internet di Indonesia masih sangat besar, seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” ujarnya di Jakarta Kamis (13/12/2012).
IPAYMU berawal dari sebuah komunikasi usaha kecil menengah (UKM) electronic commercial (e-commerce) di Bali, yang kemudian mulai berkembang dan bekerja sama dengan 137 bank lokal maupun internasional yang menawarkan perdagangan online secara terintegrasi untuk layanan e-commerce seperti, e-wallet, kartu kredit, keranjang belanja, transaksi berulang, penarikan dan transfer uang melalui jaringan bank serta PT Pos Indonesia.
Berdasarkan catatan Bank Indonesia, volume e-money pada Oktober 2012 mencapai 9,97 juta transaksi dengan nilai nominal Rp 1,48 triliun. Angka transaksi tersebut tumbuh 113 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 4,66 juta transaksi, IPAYMU menjadi solusi untuk meningkatkan penjualan online dengan konversi yang cukup tinggi.
“Cukup dengan satu akun bank saja, pebisnis online dapat menerima pembayaran dari 137 bank di seluruh Indonesia dan Internasional,” katanya.
Dengan menggandeng Paypal, IPAYMU menargetkan akan menggaet sebanyak 500.000 merchant usaha kecil menengah (UKM) yang memperdagangkan dagangan mereka melalui IPAYMU baik di Indonesia maupun secara global
Menurut Riyeke, aplikasi sistem pembayarannya pun cukup mudah, pengguna bisa melakukan transaksi online melalui smartphone dan gratis biaya registrasi. Selain itu, IPAYMU juga menyediakan rekening escrow atau rekening bersama agar tidak ada risiko penipuan terhadap orang-orang yang terlibat dalam transaksi ini.
“”Dengan layanan ini, pihak-pihak yang melakukan transaksi online akan terhindar dari risiko penipuan atau transaksi palsu, seperti yang belakangan marak terjadi,” pungkas Riyeke.
Penulis : Herwan Pebriansyah



































