Romi: Utusan Prabowo Pernah Dua Kali Sowan ke Istana

By on April 14, 2018
pp

KANALNEWS.co, Jakarta – Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mengutus orangnya untuk menemui Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa 27 Maret lalu. guna bicara tentang kemungkinan Prabowo menjadi calon wakil presiden, Jokowi.

Ketika Romi bertanya kepada Jokowi, terkait hal itu, Jokowi mengakui belum bisa memberikan jawaban karena harus meminta persetujuan pimpinan partai-partai pendukungnya dalam hal ini PDI-P.

“Jadi, saya hanya bisa mengatakan beri saya waktu. Ternyata, Pak Prabowo menginginkan jawabannya segera. Namun, sampai hari ini belum ada jawaban,” kata Romi, Jumat (13/4) kemarin.

Dijelaskan pula, Prabowo pernah dua kali bertemu Jokowi pada November 2017 lalu. Dalam pertemuan itu, masih kata Romi, Prabowo juga sempat meminta untuk bersanding sebagai calon wakil presiden Jokowi.

“Pada saat itu Pak Prabowo menyampaikan dalam pertemuan terakhir di bulan November itu, ‘saya merasa sangat terhormat di akhir perjuangan saya bisa dipinang sebagai wakil presiden’,” terang Romi tentang permintaan Prabowo itu.

Romi mengaku tidak tahu siapa yang menginisiasi gagasan tersebut, apakah Jokowi atau Prabowo. Namun Romi yakin, Jokowi yang menggagas pertemuan tersebut.

Jokowi pernah menanyakan kepada Romi soal rencana menggandeng Prabowo sebagai cawapres pada Pilpres 2019 mendatang. Saat itu, Romi langsung mengatakan setuju. Namun, pimpinan partai pendukung Jokowi lainnya tak ada yang setuju.

Menurut Romi, dia setuju duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019. Karena, pertama bergabungnya Jokowi-Prabowo akan terjadi aklamasi nasional. Kedua, untuk menjaga keutuhan bangsa.

Jika dilihat dari pertarungan antara Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2014, rakyat Indonesia terbagi menjadi dua kubu yang saling berkelahi dan mencaci maki. Kondisi itu terjadi dalam waktu lama.

Alasan-alasan diatas, kata Romi,  adalah memberikan pendidikan bahwa seorang pemimpin itu tidak harus saling menjatuhkan, tetapi bisa juga saling membutuhkan.

“Menurut hasil semua survei, kalau Jokowi-Prabowo bersatu, maka di atas 70 persen,” kata Romi.(mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>