PDIP Hormati Putusan MA Bolehkan Koruptor Menjadi Caleg

By on September 17, 2018
pdi perjuangan logo putih

KANALNEWS.co, Jakarta – Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristyanto menyatakan partai akna menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan mantan koruptor mencalonkan diri menjadi calon legislatif pada Pemilihan Umum 2019 mendatang kendati secara internal partai menentangnya.

“Kalau dari PDI Perjuangan kami menutup pintu (mengajukan caleg koruptor) meskipun begitu kami hormati keputusan MA,” kata Hasto di Jakarta, Senin (17/9/2018).

PDIP menurut Hasto, sejak awal memiliki komitmen bahwa pemimpin nasional, pemimpin legislatif, pemimpin eksekutif, harus memiliki moral kuat. Ia mengatakan etika dan rekam jejak mereka juga harus bersih.

“Karena itulah ketika pak Jokowi dan kiai Ma’ruf dicalonkan, itu tidak ada isu-isu terkait dengan dana Rp 1 triliun, karena segala sesuatunya dibangun dengan komitmen membangun pemerintahan yang bersih,” tambahnya.

“PDIP tidak akan mencalonkan bekas koruptor untuk maju sebagai calon legislatif. Putusan MA tidak akan menjadi jalan bagi mereka yang berstatus tersangka atau koruptor untuk menjadi caleg dari PDIP,” tambahnya.

Sebelumnya, MA mengabulkan gugatan uji materi Peraturan KPU No 20 Tahun 2018 terhadap UU Pemilu. Aturan PKU itu menyatakan mantan narapidana kasus tindak pidana korupsi diperbolehkan untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten-kota.

Konsekwensi putusan tersebut mantan narapidana kasus tindak pidana korupsi diperbolehkan untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Dalam pertimbangannya, MA menyatakan aturan bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi, yaitu UU 7/2017 (UU Pemilu).  (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>