KPK Cegah 4 Saksi SN Berpergian Keluar Negeri Termasuk Mantan Pengacara

By on January 9, 2018
gedung kpk baru

KANALNEWS.co, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi mencegah mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan mantan jurnalis Metro TV Hilman Mattauch untuk berpergian keluar negeri. Pencegahan ini berlaku selama enam bulan terkait proses penyelidikan di Komisi Antirasuah itu terhitung mulai Jumat 8 Desember 2017.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pencegahan Fredrich dan Hilman itu dimaksudkan untuk melancarkan poses penyelidikan dan penyidikan terlebih keduanya bisa menghilangkan bukti. Selain Frederich dan Hilman KPK juga melakukan pencegahan Reza Pahlevi dan Achmad Rudyansyah dalam kasus korupsi KTP Elektronik.

“Dalam proses penyelidikan dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dengan tersangka SN, KPK mengirimkan surat kepada imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tentang pencegahan terhadap empat orang yaitu Fredrich Yunadi, Reza Pahlevi, M. Hilman Mattauch dan Achmad Rudyansyah,” kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Selasa (9/1/2018).

“Keempat orang tersebut dibutuhkan keterangannya dan saat dipanggil sedang berada di Indonesia dengan dasar hukum Pasal 12 ayat (1) huruf b UU KPK,” ujarnya.

“Sebagian dari keempatnya sudah dimintai keterangan, tapi karena masih dalam tahap penyelidikan, kami perlu melakukan pemanggilan untuk mengklarifikasi lebih lanjut. Hanya karena bukan penyidikan, maka tidak ada upaya paksa ketika saksi dipanggil, tapi tidak datang,” tambah Febri.

Menurut Febri keterangan-keterangan tersebut masih terus dipelajari lebih lanjut dan masih akan dibahas apakah akan ada unsur penghalang-halangi proses penyeleidikan, penyidikan, penuntutan kasus KTP-El (obstruction of justice).

Fredrich Yunadi adalah pengacara Setnov, yang sudah mengundurkan diri pada 8 Desember 2017 saat surat pencegahan dikeluarkan, Reza Pahlevi adalah ajudan Setnov saat kecelakaan 16 November 2017 ikut dalam mobil Setnov.Adapun M. Hilman Mattauch selaku pengemudi mobil saat kecelakaan terjadi dan Achmad Rudyansyah adalah pengacara yang ikut melaporkan pimpinan KPK, Direktur Penyidikan KPK dan Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Kasus E-KTP ke Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri).

“KPK sudah dan akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, tapi objek penyelidikan berbeda dengan kewenangan. Polisi fokus ke kecelakaan, sedangkan KPK fokus ke dugaan merintangi penyidikan,” ungkap Febri.

Setya Novanto sempat menghilang pasca-didatangi petugas KPK di rumahnya di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, pada 15 November 2017, dan esok harinya mengalami kecelakaan tunggal kendaraan yang ditumpanginya dan dikemudikan Hilman Mattauch. (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>