Daerah Pariwisata Harus Menggunakan Energi Ramah Lingkuangan

By on October 7, 2018
jonmt1

KANALNEWS.co, Denpasar  – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gubernur Bali dengan BPSDM ESDM, PT Pertamina, PT PLN JTBN, dan PT Indonesia Power di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Bali, pada Jumat (5/10). Nota Kesepahaman tersebut berisi mengenai komitmen Pemerintah Bali dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi berbasis energi bersih untuk mewujudkan program Bali bersih, hijau, dan indah.

Jonan menjelaskan, penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di Bali sangat sesuai dan baik untuk lingkungan. Sebagai daerah pariwisata, Bali sudah seharusnya mengembangkan energi yang ramah lingkungan agar turis nyaman dengan udara bersih.

“Tidak ada daerah pariwisata di dunia yang tidak menggunakan energi baru terbarukan. Karena harus menjaga kualitas udara,” jelas Jonan saat menjadi pembicara di Universitas Udayana (UNUD) dengan tema “Energi Berkeadilan,” sesaat setelah pendatanganan Nota Kesepahaman.

Jonan juga menjelaskan, pengunaan energi matahari dan angin juga sangat murah. Ia berharap Provinsi Bali bisa mengunakan energi matahari dan angin untuk pembangunan daerah di Bali. Selain itu, ia berharap ada inovasi-inovasi lain dari masyarakat yang ikut mendukung pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Jajal Sepeda Listrik

Berkacamata hitam dengan mengenakan baju kasual, Menteri Jonan menempelkan kaki ke pedal sepeda, tanpa mengayuhnya, berkeliling di sekitar halaman gedung rektorat Universitas Udayana, usai memberikan kuliah umum kepada para sivitas akademika di Gedung Auditorium Widya Sabha.

Jonan didampingi Gubenur Bali Wayan Koster dan Rektor Unud Prof. Dr. dr A.A Raka Sudewi merasa kagum dengan ide atas pembuatan sepeda listrik yang difasilitasi oleh PT. Pertamina (Persero).

“Ini idenya (membuat sepeda listrik) keren. Harus mulai dipikirkan produksinya secara masal agar lebih ekonomis,” ungkap Jonan kepada sang inisiator.

Lebih lanjut, Jonan mengungkapkan kehadiran sepeda listrik menjadi bukti inisiasi masyarakat dalam menciptakan energi bersih di Provinsi Bali. Apalagi Bali merupakan salah satu provinsi percontohan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia.

Usai menjajal sepeda listrik, Jonan pun langsung menunjukkan ketertarikanya untuk membeli sepeda listrik. “Saya beli satu ya, saya bawa pulang,” tandasnya.(mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>