Ketua DPP Gempita, T. Rusdy saat diwawancarai wartawan.(ran)
KANALNEWS.co, Jakarta –  Tim LPSB Jakarta Selatan  menjuarai turnamen segitiga Generasi Muda Peduli Tanah Air (Gempita) yang digelar di Stadion GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (19/5) sore.

Trofi menjadi milik LPSB setelah  di babak final turnamen yang diikuti pemain usia 12-16 tahun, Jakarta Selatan, unggul tipis 2-1 dari LPSB Jakarta Timur. Sedangkan di tempat ketiga, menjadi milik tim Kalimantan Timur usai takluk dari LPSB dengan skor tipis, 0-1.

“LPSB Jakarta Selatan mengumpulkan poin  lebih banyak dari tim lainya sehingga berhak melaju ke final dan akhirnya meraih juara,” kata  Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gempita, T. Rusdy kepada para wartawan usai pertandingan, kemarin.

“Kedepannya kami berharap turnamen ini  menjadi agenda tahunan dan dapat diikuti seluruh pengurus Gempita yang tersebar di 33 Provinsi Indonesia,” jelas Rusdy.

Dengan selesainya turnamen perdana tersebut, Rusdy  mengharapkan semua klub kontestan di masing-masing tingkatan Provinsi bisa  menyiapkan diri sebaik mungkin. Tujuan utama Gempita menggelar turnamen ini dalam upaya membantu  PSSI  melahirkan dan membina pemain-pemain sepakbola usia muda.

“Jadwal kick-off yang kami berikan masih bersifat tentatif. Namun diupayakan setiap liburan sekolah agar tidak berbenturan degan agenda utama  pemain. Kami berharap,  pemain tetap dapat mengikuti proses belajar di sekolahnya, tanpa mengilangkan  kemampuan mereka di cabang sepakbola,” kata Rusdy.

Rusdy lebih lanjut menjelaskan, tidak menutup kemungkinan ada perubahan yang cukup mendasar dari pelaksanaan turnamen ini. Terutama menyangkut pembatasan usia dan tempat pelaksanaan. Gempita berencana menggelar kompetisi dengan sistem home & away.

“Kami ingin serius mengembangan pesepakbola usia muda, khususnya amatir. Kedepannya, para peserta  diberi pemahaman mengenai aturan main serta tata cara pelaksanaan pertandingan,” ungkap Rusdy.

“Semoga,  upaya dan pertimbangan pembinaan pesepakbola amatir, dapat menghasilkan pemain-pemain yang nantinya mampu mengisi skuad Timnas Indonesia di semua jenjang usia,” tambah  T. Rusdy.(nai)