Trio Iseng-Isenag Pemenang Lomba Vignette Promosi Asian Games 2018

By on May 12, 2018
ty

KAKANLNEWS.co, Jakarta – Pantia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), mengumumkan 12 pemenang dari peserta lomba pembuatan film pendek (vignette), menurut rencana film pendek tersebut  akan ditayangkan mulai akhir Mei ini.

Trio Iseng-Iseng dari Universitas Bina Nusantara, dinyatakan sebagai yang terbaik pada kompetisi film pendek  Broadcast Legacy Program bertajuk ‘Vignette Competition’.

“Saya bangga dengan apa yang telah mereka perbuat. Mudah-mudahan mereka bisa membuat hasil karya yang lebih baik lagi. Karena masa depan ada di tangan mereka, bukan di kita-kita,” kata Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir, kepada waratwan saat pengumuman itu berlangsung di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/5/2018).

Seperti diketahui, INASGOC yang menggandeng International Games Broadcast Services (IGBS), meluncurkan program pelatihan yang khusus dirancang bagi para mahasiswa di Indonesia, yakni bernama Broadcast Legacy Asian Games 2018.

Broadcast Legacy menawarkan kesempatan besar bagi generasi muda Indonesia untuk mengambil peran siaran pada ajang Asian Games 2018. Program itu diinisiasi Departemen Broadcast Inasgoc yang melibatkan 10 perguruan tinggi terpilih yang tersebar di seluruh Indonesia.

Erick Thohir mengatakan, salah satu kegiatan utama Broadcast Legacy adalah vignette, yang bertujuan mempromosikan Asian Games 2018. Para peserta kompetisi pembuatan film pendek harus mengusung salah satu dari empat tema yang sudah ditentukan, yakni Unity in Diversity, Energy of Asia, The World is Watching, dan Preparing for Triumph.

Hasilnya, terdapat 12 pemenang umum yang berhasil menjadi juara dalam lomba vignette. Beberapa judul film yang sukses menyabet penghargaan adalah Whyphy, Fixit, hingga Yin Yang.

Erick Tohir, mengaku bangga dengan seluruh karya generasi muda Indonesia. Dia berharap kompetisi ini bisa menyukseskan Asian Games yang bakal dihelat di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

“Bagi kami acara ini sangat penting. Warisan itu ada dua. Pertama adalah warisan infrastruktur seperti LRT dan sebagainya. Kemudian yang kedua, dan yang paling penting adalah manajemen manusia. Peningkatan intelegensi penting agar Indonesia bisa bersaing di seluruh dunia,” katanya.

Erick  mengajak semua elemen generasi Indonesia untuk berpartisipasi menyukseskan Asian Games. Salah satunya adalah dengan acara ini.
Hasil karya-karya anak bangsa ini akan digunakan INASGOC untuk mempromosikan ajang Asian Games 2018 ke seluruh negara peserta.  “Pada akhir Mei nanti masyrakat Indonesia dapat menyaksikan semua film itu di televisi nasional,” kata Erick Thohir.(mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>