Stadion PTIK Resmi Menjadi Kandang Bhayangkara FC

By on May 2, 2018
Sumardji prescon Bhayangkara FC

KANALNEWS.co, Jakarta – Bhayangkara FC , klub peserta Liga 1 Indonesia akhirnya bernapas lega setelah Kepala Kepolisian Republik Indoensia (Kapolri) mengizinkan Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan menjadi markas klub berjuluk The Guardian itu.

Sebelumnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak mensyaaratkan setiap klub harus punya markas sendiri. Dalam tiga pertandingan kandang pertama di musim ini, Bhayangkara FC memakai Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat dan Stadion Gelora Delta, Sidoarjo mengingat renovasi PTIK belum rampung.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi telah melakukan verifikasi terhadap PTIK. Hasilnya, stadion berkapasitas 2.500 penonton itu lolos pengecekan dan dapat menggelar partai Liga 1 dengan catatan. Bhayangkara FC bergerak cepat untuk menggunakan PTIK pada partai kandang terdekat saat menjamu PS Tira pada Jumat (4/5/2018) mendatang.

“Lawan PS Tira, PTIK sudah bisa dipakai. PT LIB sudah mengecek dan verifikasi ke sini,” ujar Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji ketika menggelar konferensi pers di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (2/5/2018).

Sumardji yang didampingi oleh Direktur PTIK AKBP Deddy dan asisten pelatih Bhayangkara FC mengakui dengan kapasitas PTIK yang terbatas, Bhayangkara FC akan memberlakukan pembatasan kuota tiket untuk suporter tamu dengan hanya menyediakan 50 slot dan harga tiket yang terjangkau bagi masyarakat yang ada di sekitar stadion.

“Kita tetap berikat kuota untuk penonton PS Tira. Karena kapasitas (PTIK) maksimal 2.500, kita akan berikan 50 tiket untuk suporter PS Tira. Soal harga tiket, tidak akan lebih dari Rp 50.000. Karena ini laga perdana Bhayangkara FC (di PTIK). Kami yakin dengan adanya lapangan di sini, memudahkan masyarakat sekitar sini yang ingin menonton sepak bola secara langsung,” ungkapnya.

Selain untuk partai kandang, Bhayangkara FC juga memakai PTIK sebagai tempat latihan. Terkait dengan kualitas rumput lapangan Ia berjanji akan mendatangkan ahli rumpu untuk menjaganya. “Kalau perawatan rumput sudah terbiasa. Saya akan datangkan orang Surabaya ke sini,” ucap Sumardji.

Pada kesempatan itu juga, Sumardji mengajak wartawan untuk tour keliling lapangan dan melihat fasilitas yang ada di PTIK, mulai dari ruang ganti pemain kandang dan tandang hingga tempat duduk pemain dan official. (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>