Sosialisasi Asian Games 2018 Lewat Festival Karnaval ala Ponpes Assiddiqiyah

By on March 10, 2018
imama

KANALNEWS.co, Jakarta -Indonesia akan mejadi tauan rumah Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus sampai 2 September 2018. Dalam pelaksanaan Asian Games 2018  itu Pemerintah adalah penanggungjawab termasuk bertanggungjawab dalam hal prestasi kontingen.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi,  mengatakan hal itu dalam sambutannya seusai ia melepas peserta  Festival Karnaval Seni, Budaya dan Olahraga bertema “Energy of Pesantren for Asian Games 2018″ yang diikuti ribuan santri dari perwakilian Pondok Pesantren (Ponpes) Assiddiqiyah, berlangsung  di Ponpes Assiddiqiyah, Kedoya, Kebon Jeruk,  Jakarta Barat, Sabtu (10/3/2018.

Mengingat tanggungjawab tersebut diatas, Imam Nahrawi mohon dukungan  untuk menyukseskan penyelenggaraan Asian Games,  pesta olahraga terbesar  di Asia. Menurutnya, dukungan masyarakat termasuk santri sangat diharapkan guna untuk meraih sukses prestasi, sukses tuan rumah, sukses administrasi dan sukses ekonomi.

“Sebagai tuan rumah, kita memiliki banyak kesempatan untuk meraih sukses, yakni sukses prestasi, sukses administrasi dan sukses ekonomi. Dan, yang tak kalah penting berkibarnya Bendera Merah Putih di ajang Asian Games nanti. Ingat, Bendera Merah Putih hanya akan berkibar di dunia internasional dalam dua hal,  pertama saat kunjungan Presiden ke luar negeri dan kedua saat atlet Indonesia mendapat medali emas dalam kompetisi olahraga bertaraf internasional,”kata Imam Nahrahwi.

Oleh karena itu,  Menpora Imam Nahrawi mohon dukungan dan doa restu dari  Pengasuh Ponpes Assidiqiyah, KH. Noer Muhammad Iskandar. Kepada KH Noer Muhammad Iskanadar, Menpora mengucapkan terima kasih atas inisiatif Ponpes Assiddiqiyah menggelar Festival Karnaval Seni, Budaya dan Olahraga sebagai wujud dukungan dari pegasuh ponpes dan para santri ikut mensosialisasikan Asian Games 2018.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengasuh Pondok Pesantren Assiddiqiyah, KH Noor Muhammad Iskandar. Saya juga mengucapakan terima kasih kepada para santri yang telah ikut berperan untuk mensosialiasikan Asian Games 2018. Terus terang, saya sangat menapresiasi inisiatif ini hingga terlaksana tanpa menggunakan APBN,” kata Imam Nahrawi.

Dalam sambutan balasan, KH. Noer Muhammad Iskandar, mengatakan ponpes Assiddiqiyah akan mendukung Pemerintaha. Menurutnya, dukungan kali ini bukanlah yang pertama dilakukan, sebelumnya dukungan yang samapun dilakukan saat Presiden Soeharto berselisih pendapat dengan Gusdur. “Di tahun 1994, kami juga ikut menyemangati bangsa Indonesia saat Presiden Soeharto marah besar kepada Gusdur, islahnya pun di pondok pesantren ini,” kata Noer Muhammad Iskandar.

Festival Karnaval Pondok Pesantren Assiddiqiyah tema Energy of Pesantren for Asian Games 2018

Sementara, festival karnaval ala Ponpes Assiddiqiyah ini sempat  menorehkan decak kagum masyarakat sekitar yang menyaksikan jalannya festival, seolah-olah Asian Games 2018 telah berlansung. Ribuan santri berbaris menggunakan kostum lengakap dengan bendera negara menyerupai kontingen.

Menpora mengakhiri sambutannya dengan mengulangi ucapan terima kasihnya kepasa Ponpes Assiddiqiyah. “Saya ucapkan terima kasih atas ide, inisiatif, prakarsa yang cerdas, hebat dan inovatif dengan berpartisipasi membumikan dan ingin semangat Asian Games betul-betul dimiliki bangsa Indonesia, tidak ada prestasi tanpa partisipasi terlebih potensi pesantren amat sangat besar para santri ini bisa jadi atlet, mereka sambil mengaji, sambil menghafal quran juga menjadi atlet,” pungkasnya. (mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>