Sinar Mas Land Drone Video Competition 2019 Mulai Bergulir

By on May 22, 2019
Pembukaan kompetisi SML Drone 2019

KANALNEWS.co, Serpong – Menerbangkan atau mengoperasikan pesawat tanpa awak (Drone) di ruang udara (airspace), seluruh orang harus memenuhi Peraturan Menteri Perhubungan (PM) 180 tahun 2015 dan PM 47 tahun 2016 dan juga regulasi terkait penggunaan drone yang berhubungan dengan keselamatan penerbangan.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Sekjen Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI) Kolonel (Pnb)  Agung Sasongkojati dalam acara Sinar Mas Land Drone Video Competition 2019 di kawasan Serpong Tangerang Selatan, Banten. “Aturan pada pelanggaran drone di Indonesia belum maksimal dilakukan. Terbang di Indonesia harus menggunakan izin atau security clearence, juga keamanan dan keselamatan drone serta pihak lain. Ini yang belum banyak diketahui para pengguna drone. Semoga dengan mengikuti acara ini, para peserta semakin tahu aturan yang ada,” kata Agung yamg juga menjadi salah satu juri dalam kompetisi ini.

Managing Director President Office Sinar Mas Land, Donny Rahajoe pada kesempatan yang sama menjelaskan ajang kompetisi yang diikuti komunitas drone, umum serta media ini sekaligus untuk menekankan bahwa BSD City saat ini bertransformasi menjadi Smart Digital City. Untuk itulah dibentuk ekosistem agar BSD City menjadi rumah bagi komunitas digital dan teknologi. “Beberapa komunitas seperti komunitas e-sport dan robotik sudah bergabung. Dengan adanya kompetisi ini, komunitas drone bisa menjadikan BSD City sebagai lokasi yang nyaman dan aman untuk menerbangkan drone,” ujarnya pada acara pembukaan di Green Office Park, BSD City, Selasa (21/5/2019) petang.

Kompetisi dengaan empat tema yakni “Tinggal, Belajar, Kerja dan Bermain” (Live, Learn, Work, Play), diharapkan karya yang dihasilkan para peserta menjadi maksimal dan memberikan inspirasi bagi banyak orang.

“Ini adalah ajang pertama yang digelar dan dipastikan banyak kekurangan. Namun bila sukses, Kami akan memberikan dukungan penuh untuk perhelatan selanjutnya,” kata Donny.

Sedangkan Project Leader Digital Hub, Irawan Harahap mengatakan, ide menggelar kompetisi ini sebenarnya sudah ada dari tahun lalu dan baru bisa terealisir sekarang. “Kompetisi ini diharapkan bisa menggambarkan pertumbuhan fasilitas dan perbaikan BSD City sebagai central business distric. Selain itu juga menjadi Smart Integrated Digital City yang memperlihatkan pertumbuhan ekonomi, sosial dan teknologi,” kata Irawan.

Praktisi drone Bram Aditya sependapat dengan Wasekjen PB FASI, menurutnya aturan menerbangkab pesawat tanpa awak harus memahami peraturan yang ada. Selain itu, harus mengerti karakteristik dari drone itu sendiri. “Untuk menerbangkan drone harus mengerti aturan penerbangan yang ada. Selain itu juga menjaga keamanan dan keselamatan drone serta pihak lainnya, selalu terlihat, dan bertanggung jawab,” ujar Bram. Dia menambahkan, hal yang harus diperhatikan adalah setiap selesai melakukan penerbangan, drone harus diperiksa sebelum melakukan penerbangan berikutnya.

Kompetisi berlangsung mulai 21 Mei hingga 7 Juli mendatang. Setiap peserta diperbolehkan mengambil gambar di wilayah BSD City dan sekitar disesuaikan dengan tema yang ada pada 25-26 Mei dan 21-22 Juni pada pukul 15.00-19.00 WIB. Penjurian dilakukan pada 8-20 Juli sedangkan pengumuman lomba akan berlangsung pada 21 Juli 2019 di The Breeze, BSD City. (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>