Sembilan Perusahaan Swasta Sponsorship Asian Games 2018

By on December 6, 2017
erick aq

KANALNEWS.co, Jakarta – Sembilan perusahaan swasta yang berkiprah di Indonesia, hari  Rabu (6/12) menandatangani kerjasama sponsorship Asian Games Jakarta – Palembang 2018, dengan total nilai sebesar  57 juta dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 760 Miliar.

Ketua INASGOC, Erick Thohir, mengaku dirinya merasa bangga dengan adanya antusiasme sembilan perusahaan swasta yang telah menyatakan bekerjasama sponsorship Asian Games Jakarta – Palembang 2018.

“Saya terharu dan bangga bercampur rasa syukur atas kepercayaan pihak perusahaan swasta. Kenapa terharu…ya, terharu karena ternyata tidak hanya perushaan swasta asing yang percaya pada kami, akan tetapi perusahaan swsata nasional – orang Indonesia – percaya pada kami,” kata Erick Thohir.

Erick Thohir menyatakan hal itu ketika menyampaikan laporan kepada Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla sesaat sebelum penandatangan kerjasama sponsorship Asian Games Jakarta-Palembangan 2018, di Kantor Wakil Presiden RI di Jalan Viteran, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2018).

Wapres Jusuf Kalla foto bersama dengan Sponsorship Asian Games 2018, tampak Wapres ke 8 dari kanan.

Penandatanganan kerjasama sponsorship dari sembilan perusahaan swasta yang disaksikan oleh Wapres Jusuf Kalla tersebut, adalah Alfamart diwakili oleh President Director, Hans Prawira Hanggara, air minum kemasan “Aqua” diwakili oleh General Secretary Director, Vera Galuh Sugijanto, PT Astra International Tbk, diwakili oleh Chief of Corporate Communications, Social Responsibility Scurity, Pongki Pamungkas.

Kemudian, Grab Indonesia diwakili CEO/Managing Director, Ridzki Kramadibrata, Indofood diwakili Director, Franky Welirang, PT Amerta Indah Otsuka (Pocari) diwakili oelah Managing Director, Parajugo Gunawan, Samsung Indonesia, diwakili Corporate Affairs, Vice President, Mr Kang Hyun Lee, SICC diwakili oleh General Manager, Mr Sunkyu Park, dan terakhir PT sinarmas diwakili oleh Managing Director, G. Sulistijanto.

Sementara itu, Wapres Jusuf Kalla dalam arahannya, mengatakan berterima kasih atas komitmen perusahaan swasta yang telah bersinergi bekerjasama sponsorship mendorong kelancaran penyelenggaraan Asian Games 2018. “Kerja sama ini penting, karena kita baru kali ini menjadi tuan rumah Asian Games…dunia akan melihat wajah kita; wajah Indonesia,” katanya.

Menurtnya, penyelenggaraan Asian Games, membutuhkan biaya yang sangat besar karena selain memerlukan infstruktur dan juga perbaikan venues.”Untuk perbaikan venues saja menghabiskan Rp 10 triliun termasuk di Jakarta dan Palembang,”kata Yusuf Kalla.

Wapres dalam arahannya lebih jauh menambahkan, target capaian prestasi atlet Indonesia pada Asian Games 2018 harus benar-benar dapat dikoordinasikan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, misalnya, menyangkut pelatihannya. Menurut Wapres  rentang waktu yang relatif singakat dari sekarang delapan bulan sepuluh hari lagi, ini harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Kalau di Asian Games Thailand lalu, Indonesia berada pada posisi peringkat ke 17, akan tetapi untuk Asian Games 2018, di mana Indonesia selaku tuan rumah, ya minimal masuk di sepuluh besar,” kata Jusuf Kalla di hadapan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi yang saat itu turut hadir menyaksikan penandatangan kerjasma sponsorship Asian Games 2018. (mulkani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>