KANALNEWS.co, Jakarta – PB GABSI memutuskan untuk menunda beberapa pelaksanaan event berskala nasional dan  membatalkan keikutsertaan pada ajang  Asia Pacific Bridge Federation (APBF) Open Congress yang akan berlangsung di Perth, Australia pada tanggal 14-22 April 2020.

“Penundaan dan pembatalan ini dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah untuk meredam penyebaran virus corona (Cofid-19) yang sekarang sudah ditetapkan  sebagai pandemi oleh WHO,” ujar Humas PB GABSI Bert Toar Polii yang akrab di sapa dengan Barce ini di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Ia menjelaskan, kegiatan yang ditunda dan dibatalkan sudah dijelaskan dalam surat PB Gabsi yang dikirimkan ke masing-masing Pengprov dan Gabungan Bridge di seluruh Indonesia pada Senin kemarin. Adapun penundaan pelaksanaan tersebut adalah Pelatnas 18th World Youth Teams Championships yang dijadwalkan tanggal 24 Maret – 8 April 2020 (24 Maret–13 April untuk U26 Open).

Kemudian pelaksanaan Liga Bridge Siswa Nasional dan Liga Bridge Mahasiswa Nasional tanggal Seri ke-4  pada 29 Maret 2020, Seri ke-5 tanggal 19 April 2020, dan Grand Final tanggal 20 dan 21 Juni 2020.

Liga Bridge Indonesia juga dibatalkan mulai seri ke-2 tanggal 21-22 Maret 2020 di Semarang, Seri ke-3 tanggal 11-12 April di Surabaya, dan Seri ke- 4 tanggal 25-26 April di Yogyakarta, serta Grand Final tanggal 8-10 Mei 2020 di Jakarta.

Barce mengatakan, PB juga telah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan Tim U-26  Indonesia untuk mengikuti APBF Congress 2020 di Perth-Australia. Selain tim U-26, keikutsertaan Tim Senior juga dibatalkan walaupun visa sudah keluar. Project Officer tim nasional senior, Bambang Hartono lebih mementingkan untuk menjaga kemungkinan terjangkitnya para pemain apalagi semua anggotanya sudah lansia.

“Semua kegiatan yang ditunda akan diberitahukan kembali penyelenggaraannya sesuai kondisi penanganan virus corona yang semoga saja bias diatasi dalam tempo yang tidak terlalu lama,” ungkapnya. (WAN)