KANALNEWS.Co., Jakarta – Sosok Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dianggap figur yang pantas menjadi Ketua Umum PP Persatuan Bulu tangkis Indonesia (PP PBSI) menggantikan Wiranto.

Munculnya nama Moeldoko ini diusulkan oleh mantan atlet nasional masa lalu serta perwakilan dua klub yang bertemu Moeldoko di Jakarta, Kamis (10/09/2020).

Sesepuh serta legenda bulu tangkis dekade 1960-1970-an, Rudy Hartono membenarkan adanya usul sosok Moeldoko menjadi nahkoda bulu tangkis Indonesia untuk periode mendatang. “Kami para mantan pemain sepakat meminta Pak Moeldoko maju menjadi Ketua PP PBSI periode mendatang.

Saat ini, PP PBSI masih dipimpin oleh Jenderal (Pur) Wiranto yang masa kepengurusannya akan berakhir Oktober ini. Bila terpilih, kepengurusan Moeldoko akan menghadapi tantangan berat yaitu mempertahankan tradisi medali emas pada Olimpiade Tokyo, Juli 2021.

Sejak mulai dipertandingkan di Olimpiade Barcelona 1992, bulu tangkis selalu menyumbang medali emas buat kontingen Indonesia, kecuali saat Olimpiade London 2012. Terakhir kali, Indonesia mendapatkan medali emas melalui ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Rudy yang merupakan juara All England 8 kali menyebut sosok Moeldoko memiliki visi yang kuat. “Di masa depan, bulu tangkis akan menghadapi banyak tantangan. Saya melihat Pak Moeldoko mampu membawa kembali kejayaan bulu tangkis Indonesia,” kata Rudy.

Sedikitnya ada 18 nama masuk dalam daftar legenda bulu tangkis yang turut melakukan pertemuan dengan Moeldoko. Namun menurut Ketua Komunitas Bulu Tangkis Indonesia, Hariyanto Arbi jumlah yang menginginkan Moeldoko menjadi ketua umum lebih dari 18 orang.

Menurut Hari, usulan nama Moeldoko bukan asal-asalan. Sosok Moeldoko dianggap sarat dengan kecintaan pada dunia olahraga serta pengalaman yang mendalam di bidang organisasi.¬† “Ia pernah menangani pembinaan di olahraga judo sementara¬† sebagai mantan Panglima TNI membuktikan ia piawai menangani organisasi yang besar,” kata Hari lagi.

Masih menurut Hari, Moeldoko tidak menolak atas aspirasi dari para pelaku olahraga bulu tangkis tersebut. Meski ia mengaku belum ada pernyataan resmi bahwa Moeldoko mengiyakan usulan tersebut. “Pak Moeldoko mungkin masih pikir-pikir, tetapi saya rasa sebagai prajurit tentu akan selalu siap untuk Indonesia,” kata Haryanto yang juga pernah menjadi juara All England.

Dalam pertemuan ini, hadir pula legenda lainnya seperti Liem Swie King dan Eddy Hartono. Karena mantan atlet tidak memiliki hak suara, Hariyanto menuturkan ikut pula perwakilan dua klub yakni PB Djarum dan PB Jaya Raya yang memiliki harapan yang sama. PB Djarum diwakili oleh Lius Pongoh, Ivanna Lie, Tontowi Ahmad, Liliana Natsir, Christian Hadinata, serta Yuni Kartika.

Sementara PB Jaya Raya diwakili Rudy Hartono, Imelda Wigoena dan Markis Kido.

Beberapa nama yang sudah beredar akan dicalonkan sebagai pengganti Wiranto sebagai Ketua Umum PP PBSI antara lain Bambang Brodjonegoro dan Erick Thohir (*/Tjahjo).