Menpora Imam Nahrawi Semangati Siswa SKO Ragunan untuk Siap ke Olimpiade 2032

By on September 19, 2018
imam1

KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengatakan, dengan semangat juang  yang tinggi serta  persatuan dan kesatuan yang kauat, maka tidak ada yang tidak bisa dilakukan oleh anak bangsa, termasuk dalam pencapaian prestasi atlet nasional pada pesta olahraga terbesar Asia, Asian Games ke-18 Jakrta – Palembang 18 Agustus hingga 2 September 2018 yang baru lalu.

Imam Nahrawai mengatakan hal itu ketika mengunjungi siswa dan siswai Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta, dalam rangka memberikan pengharagaan serta apresiasi kepada para Pelatih dan Asisten Pelaktih SKO Ragunan, Jakarta, Senin lalau.

Dalam kesempatan itu, Menpora yang didampingi Deputi Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta dan Kepala PPLP DKI Jakarta Syahrizal Jamil, memberikan piagam penghargaan serta bonus pelatih kepada masing-masing Pelatih dan Asisten Pelatih SKO Ragunan.

“Dengan semangat yang tinggi dan didorong rasa persatuan yang kauat, tidak ada yang tidak bisa kita lakukan. Buktinya, sebuah capaian prestasi yang kita raih melalui Asian Games 2028 yang baru saja kita lalaui,” kata Menpora.

Bertempat di Auditorium SKO Ragunan, Imam nahrawi lebih jauh bertutur,atas raihan prestasi Asian Games tersebut pemerimtah tak hanya memberikan bonus pada atlet saja , akan tetapi juga bonus untuk para pelatih dan asisten pelatin meskipun nilai nominalnya berbeda.

“Bonus Asian Games tidak hanya kita berikan kepada para peraih medali. Namun, bonus kita berikan kepada orang-orang yang berjasa, jua para atlet yang belum sempat meraih medali dan para pelatih mengantarkan para atlet di Asian Games kemarin. Saya tahu di Ragunan ini banyak atlet peraih medali emas dilatih oleh para pelatihnya disini, maka bonus ini sebagai wujud penghormatan dan penghargaan pemerintah,” kata Imam Nahrawi dalam sambutannya.

Menpora melihat ada beberapa alumni SKO Ragunan yang berhasil meraih medali emas, perak, perunggu di Asian Games 2018 lalu dan beberapa kejuaraan dunia lainnya. “Seperti yang kita tahu ada nama Yayuk Basuki, Icuk Sugiarto dan sebagainya. Semangat meraih medali ini harus dirawat dan dijaga karena melalui olahraga membuat Indonesia sejajar dengan negara lain terlebih rakyatnya menjadi bersatu padu mengesampingkan perbedaan,” kata Menpora.

Menurutnya, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga pada saat membela Indonesia, dan ingat Indonesia sedang mempersiapkan bidding Olimpiade 2032. “Bersiaplah, kalian akan mewakili Indonesia di olimpiade 2032, dan mulai saat ini manfaatkan kesempatan di SKO ini dengan baik,” tandas Imam Nahrawi di depan Siswa-siswi SKO Ragunan.

Pemerintah, kata Menpora, akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk semua atlet Ragunan, para atlet adalah aset bangsa. “Terima kasih kepada pelatih, asisten pelatih, para juru masak, guru dan semua kami akan memberikan penghargaan dan bonus kepada para pelatih disini sebagai bentuk penghargaan dan ini adalah sejarah, selamat,” lanjut Menpora.

Sementara, Raden Isnanta, mengatakan, ada dua agenda yang berkaitan dengan acara kunjungan Menpora ini, pertama bertepatan dengan momentum Haornas dan kedua pemberian penghargaan dan apresiasi pemerintah kepada para pelati yakni ada empat Pelatih yang terpilih, Bambang Warsito (sepakbola), Sarmili (bola voli), Fadli Potu (Taekwondo) dan Budiarto (angkat besi).

“Penghargaannya berupa piagam penghargaan dan uang Rp 30 juta tapi ada satu yang diberikan berupa beasiswa S2 senilai Rp 25 juta, untuk pelatih dan asisten pelatih SKO Ragunan sebesar Rp 5 juta,” kata Raden Isnanta.

Berikut nama penerimaan penghargaan pelatih dan asisten pelatih lahirnya atlet-atlet nasional SKO Ragunan, yaitu pelatih: Wahid Wahyuni (senam), Pearl Tendean (basket), Anang (tenis meja), Suharyadi (tenis lapangan), dan Eko Setiawan (loncat indah), dan Asisten pelatih: Murdasi dan Apriyanto (Senam), Eko Waluyo (bola voli), Joni firdaus (angkat besi), Dodi Regar (tenis meja), Tri Prasetyo (panahan), Sri Ratna Ernaningsih (pencak silat), Ertina Noviandi (taekwondo), Mardianto (renang), Irfan Ardiansyah dan Dwi Hadi Purnama (sepakbola).(mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>