Kemenpora Tingkatkan Mutu Wasit, Pelatih Soft Tennis dan Selam

By on July 5, 2018
Prof Mulyana

KANALNEWS.co, Jakarta – Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Prof Mulyana mengatakan wasit adalah dewa dilapangan yang sangat menentukan dalam suatu pertandingan. Wasit adalah pengadil dan pengambil keputusan tertinggi didalam lapangan olahraga.

“Wasit adalah ujung tombak. Tanpa wasit tentu tak akan ada pertandingan resmi. Karena itulah kita harus meningkatkan mutu kapasitas dan kapabilitas wasit-wasit kita agar mampu memimpin pertandingan internasional,” ujar Mulyana saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas pelatih, wasit dan pengelola organisasi keolahragaan di Jakarta, Rabu (4/7/2018) malam.

Mulyana juga mengutip pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, pada tahun 2016 hanya ada satu wasit dari Indonesia yang memimpin laga pada event olahraga terbesar di dunia Olimpiade Rio de Jenario Brasil. Dengan penduduk Indonesia yang lebih dari 200 jiwa tentu hal ini tidak berimbang.

“Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk, Indonesia tertinggal dengan Singapura yang telah mengirimkan 10 wasit ke olimpiade Rio. Saya berharap melalui pelatihan peningkatan mutu ini, nantinya akan ada wasit-wasit hasil dari pelatihan yang akan memimpin pertandingan pada laga internasional. Baik di kancah Asian Games, kejuaraan dunia bahkan olimpiade,” ujar Mulyana.

“Kami menyadari, dampak pelatihan belum terasa pada waktu dekat. Namun, kami meyakini melalui pelatihan ini akan menghasilkan wasit, juri dan tenaga keolahragaan yang berkualitas dan mampu berkontribusi untuk masyarakat luas,” tambah Mulyana.

Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga (Asdep Tenor) DR Herman Chaniago pada kesempatan yang sama menjelaskan, kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta terdiri dari 40 orang wasit, pelatih Soft Tennis internasional dan 60 peserta dari cabang olahraga selam DKI Jakarta.

“Pelatihan inj adalah rangkaian dari pelatihan-pelatihan yang telah kami lakukan sebelumnya. Pelatihan cabor soft tennis dikhususkan untuk meningkatkan kapasitas wasit dalam rangka Asian Games,” ujar Herman.

Herman yang didampingi Kabid Peningkatan Mutu Pelatih dan Instruktur Ahmad Arsani menjelaskan penyelenggaraan kegiatan ini adalah amanah dari UU No. 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Atas dasar itulah Kemenpora melalui Asdep Tenor berharap para tenaga keolahragaan dapat memahami arti pentingnya jenjang klasifikasi dan sertifikasi baik pelatih, perwasitan maupun pengelolaan manajemen organisasi keolahragaan yang lebih modern.

“Kami berharap output dari pelatihan ini adalah peserta mampu meningkatkan kualitas dalam melatih, begitu juga wasit agar mampu memimpin pertandingan dan menjadi petugas wasit yang profesional, pun demikian halnya dengan pengeleloaan olahraga agar menjadi lebih profesional,” imbuh Herman.

Kepala Bidang Peningkatan Mutu Wasit, Hariyanto, yang juga selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan, bahwa penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan pedoman standart bagi para tenaga olahraga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya baik sebagai pelatih,  pelaksana wasit pertandingan maupun sebagai pengelola organisasi keolahragaan.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Indonesia (PP Pesti) Martuama Saragi dan Pengurus Olahraga Selam (POSSI) Jakarta. (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>