Kemenpora Ancam Cabor Yang Tolak Tandatangani MoU

By on January 12, 2018
Muly15

KABNALNEWS.co, Jakarta – Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Profesor Mulyana menegaskan batas waktu  (deadline) bagi cabang olahraga (cabor) untuk melakukan nota kesepahaman (MoU) dana peningkatan prestasi Asian Games ke 18  adalah hari ini Jumat 12 Januari 2018.

Usai menyampaikan laporan pada acara Rapat Koordinasi Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional Persiapan Asian games ke 18 Tahun 2018, di Auditorium Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), di Jakarta, Jumat (12/1). Mulyana menjelaskan, Kemenpora tidak bisa berlama-lama lagi menunggu karena telah didesak untuk pencairan honorarium dan akomudasi bagi cabor yang telah lebih dulu melakukan MoU.

“Kami tidak bisa lagi menunggu lama, karena  dikejar waktu untuk mencairkan dana honorarium dan akomodasi untuk cabor yang telah melakukan MoU. Jadi, sekali lagi, bagi cabor yang belum melakukan MoU kami tunggu hari ini (Jumat,12 Januari 2018–red). Saya siap menunggu hingga jam 11 malam,” ujar Mulyana di Auditorium Kemenpora.

Kemenpora, kata Mulyana, tidak akan memberikan dana apapun bagi pengurus cabor yang bersikeras untuk  tidak  menandatangani MoU lantaran dana bantuan tidak sesuai dengan proposal pengajuan yang diajukan oleh pengurus cabor ke Kemenpora.

“Sekali lagi, bagi cabor-cabor yang tidak segera melakukan MoU, kami akan tinggalkan. Karena cabor yang lain telah menunggu,” ujar Mulyana.

Sementara  itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menanggapi hal tersebut di atas dengan tenang dan optimis. Dalam sambutan pengarahannya, ia mengatakan  agar tetap bersyukur terhadap berbagai masalah yang dihadapi terkait dengan peningkatan prestasi nasional. “Apapun yang terjadi harusalah kita syukuri. Karena, ini merupakan dinamika menuju meningkatkan prestasi olahraga nasional  di Asian Games Jakarta – Palembang 2018,” kata Imam Nahrawi.

Imam Nahrawi menegaskan, dana pembayaran honorarium segera cair pada tangga 15 januari 2018. “Dana tersebut cair pada tanggal 15 ini, terutama untuk pembayaran honor dulu. Dan, untuk akomodasi tunggu, saat ini masih dalam proses,” katanya.

Mulyana kembali menegaskan bahwa Kemenpora tidak bermaksud membatasi atlet yang ingin ambil bagian untuk berlaga di Asian Games 2018, akan tetapi Kemenpora menekakan agar selektif memilih atletnya, yaitu atlet yang telah berprestasi – minimal -  di pelatnas dan lebih diutamakan prestasi di level internasional.

“Karena itu, bagi pengurus cabor pilihlah atlet yang telah berprestasi, dan jangan asal cabut saja. Sebab, seleksi ini kami lakukan. Kemenpora memiliki data-data atlet yang berprestasi yang layak untuk disertakan di Asian Games 2018,” kata Mulayana. (mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>