K-Vision Siarkan Piala Dunia 2018 Rusia

By on January 10, 2018
kavision1

KANALNEWS.co, Jakarta – K-Vision Televisi prabayar yang menjangkau seluruh pelosok nusantara akan menyiarkan event sepak bola Piala Dunia Rusia. K-Vision sebagai salah satu media resmi memperoleh paket Licensed Satellite Broadcaster dari PT Futbal Momentum Asia (FMA) untuk Piala Dunia 2018, yang akan berlangsung  pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018 di Rusia.

Demikian dikatakan Yohanes Yudistira, Direktur K-Vision, dalam jumpa pers Lounching Licensed Satellite Broadcaster yang digelar di Hotel Santika, Slipi, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

“Kami sangat senang telah menjadi Licensed Satellite Broadcaster Piala Dunia 2018 Rusia. Hal ini bisa terjada berkat kepercayaan FMA. Terima kasih FMA atas pilihannya,” kata Yohanes.

FMA adalah pemegang lisensi resmi seluruh ekslusif media Piala Dunia 2018 untuk wilayah Indonesia. FMA memiliki kuasa penuh hak siar dan komersil seperti penyiaran radio, ponsel, streaming, hingga Free-To-Air TV, untuk seluruh pertandingan Piala Dunia 2018 tersebut.

“Sekali lagi, Kami sangat berterima kasih kepada FMA yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada K-Vision. Seperti diketahui, Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat menggemari sepak bola. Oleh karenanya kami sebagai Licensed Satellite Broadcaster akan menjalankan komitmen ini dengan penuh tanggung jawab,” kata Yohanes Yudistira.

Yohanes menambahkan, K-Vision akan menjangkau seluruh penjuru Tanah Air. “Tak terkecuali masyarakat di pelosok pun, K-Vision akan menjangkaunya,” kata Yohanes Yudistira.

Dalam kesempatan itu, K-Vision juga meluncurkan serangkaian program dan promo khusus diantaranya Roadshow Ngebola Bareng Piala Dunia 2018 di berbagai kota di Tanah Air.

“Untuk kategori promo, K-Vision menawarkan berlanggannan kepada masyarakat dengan harag yang relative terjangkau alias sangat murah. Pelanggan bisa mendapatkan promo paket Piala Dunia 2018 seharga Rp 880.000 dengan akses all channel untuk seluruh program unggulan K-Vision. Jadi, kalau dihitung sejak sekarang, pelanggan hanya membayar Rp 170.000 per bulan,” kata Yohanes Yudistira. (mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>