TIGA RAKSA, BANTEN – Tiga Pengprov PBSI yakni Jawa Tengah, Jogjakarta dan Jawa Timur atau “Trio J” mendukung langkah Ketua Umum PBS Banten Ari Wibowo dalam perebutan Ketua Umum PP PBSI periode 2020-2024. Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) akan berlangsung di JHL Hotel, Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada 5-6 November.

Dukungan tiga Pengprov PBSI di Jawa yang sarat dengan berbagai prestasi baik tingkat nasional, regional dan dunia itu makin menguatkan posisi pengusaha kayu asal Semarang itu dalam persaingan menjadi nahkoda baru PBSI-1 selama empat tahun kedepan.

“Dukungan dari Trio J ini makin menguatkan saya. Saya semakin siap untuk maju,” ungkap Ari Wibowo kepada wartawan di Ardes Arena Tigaraksa, Tangerang Banten, Rabu (21/10/2020).

Ari menjelaskan pada awal-awal sosialisasi sebagai bakal calon ketum, sebanyak 14 Pengprov memberikan dukungannya baik lisan maupun tertulis, namun seiring waktu beberapa Pengprov memilih berpaling. Dengan syarat dukungan dari 10 pengprov Ari Wibowo sudah sah memenuhi syarat menjadi calon ketum. Namun, Ari masih menunggu dukungan dari pemilik suara lainnya salah satunya dari Pengprov Jawa Barat, sebelum mengembalikan formulir pendaftaran selambat-lambatnya hari Senin 26 Oktober 2020.

“Dukungan hingga kini masih fluktuatif dan saya rasa akan semakin banyak. Awalnya 14 Pengprov, ada juga yang pindah ke sebelah. Tapi menit-menit terakhir “Trio J” memberikan dukungannya, kita tunggu pemilik suara lainnya,” tambah Ari.

Tak hanya mendapat dukungan suara dari Pengprov trio J, Ari itu juga mendapat dukungan moral dari pimpinan puncak PB Djarum Victor Hartono. “Selasa malam saya silaturahmi dengan Pak Victor Hartono secara virtual,” ungkap Ari yang juga menegaskan dukungan klub asal Kudus itu untuk membantu kepengurusannya kelak.

Ketua Umum Pengprov Jawa Tengah Basri Yusuf menyatakan perlunya Figur muda untuk memimpin PBSI kedepannya. Menurutnya Ari Wibowo mempunyai track record yang sudah teruji dalam memimpin PBSI Banten. Selama lebih dari 4 tahun menurut Basri tiga pilar di PBSI Banten mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PP PBSI sudah dilaksanakan dengan baik yakni membina organisasi secara transparan dan akuntabel, kemudian melakukan pembinaan atlet dan hasilnya ada 7 pebulutangkis asal Banten di Pelatnas PBSI Cipayung
dan melakukan banyak pertandingan di Banten.

“Kepemimpinan PBSI perlu di revolusi. Kita ingin ada figur muda yang profesional, transparan dan inovatif serta cinta bulutangkis. Atas dasar itulah PBSI Jateng melihat Ari Wibowo sudah pas untuk memimpin PP PBSI,” ungkap Basri yang khusus menyempatkan diri dan waktunya datang dari Semarang ke Banten.

“Ari Wibowo ini passion-nya memang di bulutangkis. Ia sudah menunjukkan kecintaannya terhadap bulutagkis. Selain membangun fasilitas latihan di Tangerang, dia juga akan membangun GOR di Aceh, Maluku Utara, Batang dan NTB. Ini boleh menjadi contoh,” tambah Basri Yusuf.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengprov PBSI Nusa Tenggara Barat Djunaidin Zaman meminta Pengprov PBSI luar Jawa untuk secara bulat mendukung Ari Wibowo merevolusi PBSI . Menurutnya dukungan Pengprov Jawa Tengah, Pengprov Jawa Timur dan Pengprov Jogjakarta adalah jaminan kedepannya pembinaan di daerah akan lebih baik lagi. “Teman-teman dukunglah Ari Wibowo, Pengprov Jawa saja sudah mendukung, apalagi luar Jawa harusnya lebih bulat,” ujar Djunaidin Zaman yang telah berkecimpung di bulutangkis sejak 1985.

“Selama ini ketua umum PP PBSI selalu dari pejabat. Dan Ari cukup lengkap. Selain hobi, ia mau membangun fasilitas, dan selalu ikut menyaksikan pertandingan di mana saja. Kurangnya dia hanya satu, dia bukan pejabat,” katanya. (WAN).