KANALNEWS.CO., Kudus – Mantan tunggal putera Pelatnas Cipayung, Ihsan Maulana Mustofa berharap akan dapat menemukan kembali cara untuk peningkatan prestasinya.

Ihsan yang baru berusia 23 tahun memutuskan mengundurkan diri dari Pelatnas Cipayung per November ini. Ia beralasan merasa prestasinya sulit meningkat karena terganggu cedera.

“Saya merasa memang sulit untuk berkembang karena karena kerap didera cedera,” kata Ihsan. “Untuk pemulihan cedera itu, saya harus meninggalkan latihan hingga 2-3 minggu, ya jadi semakin sulit bersaing,” katanya di Kudus, Kamis (21/11/2019).

Ia membantah rumor yang menyebut pengunduran dirinya dipicu perlakuan diskriminatif terhadap dirinya dalam kesempatan bertanding di luar negeri. “Tidak benar itu. Kesempatan tetap diberikan kepada saya. Tetapi ya karena kondisi fisik dan persiapan yang kurang, saya tidak bisa tampil optimal,” ungkapnya.

Karena itulah ia kemudian memutuskan mengundurkan diri dari Pelatnas dan bergabung kembali berlatih di PB Djarum Kudus. Ihsan menyebut tetap berlatih dengan status sebagai pemain PB Djarum. “Kalau dari porsi latihan sih tidak beda jauh dengan pelatnas. Tetapi situasi di sini buat saya tidak under pressure atau dalam tekanan, sehingga saya bisa juga menghindari kemungkinan cedera parah.”

Dengan mundurnya Ihsan Maulana Mustofa, sektor tunggal putra Merah Putih hanya menyisakan enam pebulutangkis senior antara lain Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

Serta Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, Shesar Hiren Rhustavito, dan Firman Andul Khalik. Nama terakhir berstatus magang di Pelatnas PBSI.

Ihsan kini tengah mempersiapkan diri dan tim menghadapi kejurnas. “Meski tuntutan tak setinggi di Pelatnas, tetapi tanggungjawab saya justruu menjadi bertambah. Apalagi di sini saya justru menjadi pemain paling senior,” kata Ihsan lagi. (tjahjo)