KANALNEWS.co, Manila – Lifter putra Eko Yuli Irawan mampu mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia setelah mencatatkan total angkatan seberat 309 kilogram pada kelas 61 Kilogram. Eko (30 )tahun itu mencatat angkatan snatch 140 kilogram dan 169 kilogram di clean and jerk.

Peraih medal perak Olimpiade Rio de Jenario Brasil itu mampu mengalahkan dua pesaingnya Thach Kim Tuan (Vietnam) dengan total angkatan 304 kilogram yang harus puas dengan medali perak dan peraih perunggu Muhammad Aznil (Malaysia) yang membuat total angkatan 284 kilogram.

Raihan medali emas ini memperbaiki catatan Eko Yuli. Di SEA Games 2017, pria kelahiran Metro, Lampung hanya bisa merebut medali perak. Medali emas ini jadi yang keenam diraih kontingen Indonesia hingga hari kedua gelaran SEA Games 2019.

Eko Yuli mengaku bersyukur bisa mendapatkan medali emas. “Mental saya bisa naik lagi,” tutur Eko Medali emas di SEA Games akan dijadikan Eko Yuli untuk menorehkan prestasi di Olympiade 2020 Tokyo.

“Pasti target selanjutnya adalah Olimpiade. Saya minta doa dan dukungan. Semoga persiapannya jauh lebih baik lagi. Jauh dari cedera dan sakit sehingga bisa maksimal di Olimpiade,” tutur Eko Yuli. (WAN)