KANALNEWS.Co., Jakarta – Merebaknya bahaya virus corona ke hampir seluruh dunia membuat banyak penyelenggara membatalkan penyelenggaraan event olahraga.

Para penyelenggaran evvent olahraga di Singapura mematuhi imbauan Kementerian kesehatan dan kementerian pendidikan negara tersebut untuk menunda penyelenggaraan event olahara di negara singa tersebut berkaitan dengan menrebaknya Virus Novel Corona. Asosiasi renang Singaopura (SSA) memutuskan menunda penyelenggaraan Singapore Swim Series II yang rencananya akan berlangsung pada 14 hingga 16 Februari 2020 ini.

Pihak SSA menyebut mereka menganggap kesehatan atlet dan penonton merupakan prioritas utama dan akan mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah berkaitan dengan penyebaran virus corona ini.

Jangankan tingkat kejuaraan lokal, Singapura juga membatalkan penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Golf puteri yang rancananya akan berlangsung pada 27 Febuarri-1 Maret mendatang di Sentosa Golf Club. Pihak LPGA Tour mengakui terpaksa mengambil langkah drastis ini berkaitan dengan masalah kesehatan yang melanda beberapa negara Asia berkaitan dengan virus corona.

“Berkaitan dengan adanya imbauan agar ajang olahraga besar di negara-negara Asia ditunad berkaitan dengan virus corona, pihak LPGA dan rekanan memutuskan membatalkan kejauraan LPGA Thailand dan Kejauraan Dunia Wanita 2020 (di Singapura),” demikian pernyataan tertulis LPGA.

Kejuaraan dunia golf puteri di Singapura rencananya akan diikuti 66 atlet termasuk juara bertahan Park Sung-hyun yang kini menempati peringkat dua dunia dan bahkan peringkat satu dunia Ko Jin-young.

Sementara di negara asal virus Corona, China, pembatalan juga dilakukan pada beberapa event olahraga. Ajang GP Formula E China yang akan berlangsung 21 Maret 2020 di Sanya juga dibatalkan. Pihak Formula E menyebut pembatalan terpaksa dilakukan setelah mendapat masukan daru pemerintah Provinsi Hainan dan pihak berwenang di kota Sanya, federasi otomotif dunia (FIA) serta federasi otomotif China.

“Kami memberi perhatian besar kepada kesehatan dan setelah ada pernaytaan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang darurat internasional beriaktan dengan virus corona, pihak Formula E telah mengambil keputusan yang memperhatikan keselamatan para staf, peserta kejuaraan dan juga penonton yang merupakan bagian terpenting,” demikian pernyataan manajemen Formula E.

Di cabang tenis pertandingan Piala Fed zona Asia/Oceania Grup I yang sedianya akan dilakukan di kota Dongguan pada pekan ini juga ditangguhkan. Kejuaraan yang diikuti China, Taiwan, Indonesia, Korea Selatan dan Uzbekistan ini akhirnya dipindahkan dan akan dilangsungkan di Dubai pada 3-7 Maret mendatang.

Sementara di cabang bulutangkis, pemerintah Filipina juga mengimbau tim China dan Hongkong membatalkan keikutsertaan mereka pada kejuaraan beregu Asia yang akan berlangsung di Rizal Colliseum, Manila, 11-16 Februari ini. Mundurnya China dan Hong Kong disebabkan larangan dari pemerintah Filipina sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona.

Di dalam negeri sendiri dampak merebaknya virus corona belum terlihat pada pembatalan event olahraga. Termasuk cabang yang berisiko tinggi untuk penularan virus ini seperti olahraga akuatik. Juga saat ini tidak ada atlet asal Indonesia yang berlatih di China. Cabang akuatik termasuk cabang yang sering memilih China sebagai tempat pemusatana latihan menjelnag event tertentu. Seperti tim renang yang berlatih di Kunming, China sebulan sebelum berlangsungnya SEA Games Manila pada Desember 2019. Saat ini, hanya ada satu atlet renang asal DKI yang kini melanjutkan latihannya di Hongkong. (tjahjo)