Blunder Gary Jacobs Jr, Hangtuah Tundukkan Satya Wacana 100-98

By on January 12, 2019
Hangtuah vs Satya Wacana seri Solo

KANALNEWS.co, Solo – Laga dramatis terjadi pada seri keemapat IBL Pertamax 2018-2019 saat Hangtuah menundukan Satya Wacana dengan skor tipis 100-98. Pada laga yang berlangsung di Sritex Arena Solo, Jumat (11/1) Hangtuah menundukkan Satya Wacana dengan skor tipis 100-96 melalui dua kali perpanjangan waktu.

Hangtuah sebenarnya bisa memenangi laga tanpa perlu melewati over time saat tembakan tiga angka Gary Jacobs Jr membuat kedudukan 76-75 Di waktu tersisa 0,64 detik. Sayang, kegembiraan berlebih Gary dengan membuka jersey membuat dia terkena technical foul dan satu tembakan bebas Maddarious Gibbs menyamakan kedudukan 76-76.

“Gary terlalu excited. Dia meminta maaf pada saya dan semua rekannya,” kata pelatih Hangtuah, Andika Supriadi Saputra.

Hangtuah mengawali over time dengan unggul enam angka lewat tembakan tiga angka Stevan Neno dan Abraham Wenas.  Satya Wacana membalas dengan poin dari Raymond Miller . Angka terus berkejaran. Maddarious Gibbs membuat Satya Wacana unggul 86-84.

Waktu tersisa 12 detik, Gibbs menguasai bola di daerah sendiri dihadang oleh Gary, dari sisi belakang Abraham Wenas berhasil mencuri bola dari Gibbs dan melesakkan ke jaring Satya Wacana 86-86. Perpanjangan waktu kedua pun harus dilakukan.

Mengawali perpanjangan kedua, Hangtuah pun lebih dahulu unggul. Satya Wacana berhasil menyamakan kedudukan 96-96 lewat satu lemparan bebas Andre Adriano. Sayang di perpanjangan kedua ini, Satya Wacana harus kehilangan Miller yang terkena fouled out. Point dari Jarad Scott dan Gary menamatkan laga 100-96.

“Momentum kekalahan kami terjadi saat Miller harus keluar,” kata pelatih Satya Wacana, Efri Meldi.

Ray menyumbang 29 angka dan 27 rebound buat Satya Wacana. Gibbs mencetak 30 poin. Andre Adriano menambah 15 angka. “Tim ketat dan bagus.Ray keluar kami jadi sulit,” aku Andre.

“Lawan Satya Wacana sulit. Dalam dua tim terakhir kami selalu kalah dari mereka. Karena itu tekad menang anak anak kuat,” kata Andika.

“Inilah bola basket tak boleh terlalu gembira saat unggul, tak boleh putus asa saat tertinggal,” kata Wenas. “Seri ini kami bertekad bangkit setelah terpuruk di seri ketiga,” katanya. (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>