Athlete Village, Andrewan: Namanya Kampung Atlet Semua Fasilitas Telah Tersedia

By on February 14, 2018
and

KANALNEWS.co, Jakarta – Hotel Century atau lebih dikenal dengan Wisma Atlet, ini ibaratnya perkampungan atlet, semua kebutuhan atlet telah tersedia di sini baik yang berkaitan dengan pelayanan maupun fasilitas.

Demikian ditegaskan Director Athlete Village & Village Service Departement Deputi I- Games Operation, Tri Ananta Andrewan, di Main Press Center (MPC) Hotel  Century, Jakarta, Rabu (14/2) terkait dengan hari ke 7 pelakasnaan Test Event for Asian Games Jakarta – Palembang, 2018.

“Wisma Atlet ini sama dengan perkampungan atlet.Jadi, atlet tidak perlu khawatir karena semua fasilitas standar semua telah tersedia di sini,” kata Tri Ananta Andrewan.

Namun itu, selama pelaksanaan test event tersebut berjalan pihaknya telah banyak mendapat tanggapan dari para atlet baik atlet nasional maupun internasional.

“Selama test event ini berjalan kami mendapat tanggapan tidak ada atlet yang komplain, akan tetapi berupa masukan-masukan, ini callenge untuk kami,” ujar Tri Ananta Andrewan.

Dicontohkannya, Atlet Jepang, misalnya, dari hasil survei mereka manyatakan, puas. Namun itu, kata Andrewan, mereka bertanya kenapa di unit-unit  atlet tidak disediakan pesawat televisi (TV).

“Nah, mengenai hal ini, sebelumnya  telah kami koordinasikan dengan pihak Komite Olimpiade Internasional (IOC) bahwa di unit atlet tidak disediakan TV. Kenapa tidak sediakan TV, ini tujuannya adalah agar setelah bertanding atlet dapat istirahat total,” kata Andrewan.

Dijelaskan pula, Wisma Atlet terdiri dari 7 Tower dengan kapasitas tampung antara 10 – 11 ribu atlet dan official. “Untuk unit atlet kapasitasnya 2 orang dengan tempat tiduryang disesuaikan. Pemain basket misalnya, pemainnya itu tinggi-tinggi. Maka, standar tempat tidurnya pun kami pasang – panjang 243 cm,” ujar Andrewan.

Ketika menjawab pertanyaan waratwan terkait antisipasi pada pelaksanaan games times nanti, Andrewan menjelaskan, pihaknya kini tengah mekakukan survei menyeluruh dan hasil survei akan eavluasi.

“Jadi, dari hasil survei  itu nanti akan kita dijadikan bahan evaluasi. Misalnya, ada yang kurang, wifi lemot dst…yang kurang, kita akan tambah dan yang tidak optimal  kita akan optimalkan. Prinsipnya, kita harus membuat semua  kontingen tersenyum,” tandas Andrewan.(mul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>