Asprov PSSI Jakarta Timur Canangkan Tekad Menjadi Barometer Sepak Bola DKI Jakarta

By on July 8, 2018
Pelantikan dan pengukuhan Askot Jakarta Timur

KANALNEWS.co, Jakarta – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta meminta pengurus Asosiasi Kota (Askot) PSSI Jakarta Timur untuk segera membangunkan kembali kompetisi sepak bola yang telah lama vakum dalam beberapa tahun ini.

“Saya berharap banyak dengan Askot Jakarta Timur. Saya lahir dan besar di Jakarta Timur. Semangat yang luar biasa Ketua Umum dan jajarannya, semoga akan membawa kebaikan untuk sepak bola Jakarta Timur,” tegas Ketua Umum Asprov PSSI DKI Jakarta Kombes Pol. Uden Kusuma Wijaya saat melantik dan mengukuhkan pengurus Asosiasi Kota PSSI Jakarta Timur masa bakti 2019-2022 dibawah kepemimpinan Ketua Umum Bangun Salmon Siagian, SH. MH, di Jakarta, Minggu (8/7/2018).

Mantan Manajer tim Bhayangkara FC itu mengakui, Askot PSSI Jakarta Timur adalah barometer sepak bola di Jakarta, namun sejak kepergian Ketua Umum pak Tedjo (GH Sutedjo), kepengurusan mengalami kevakuman dan mandeknya kompetisi.

“Mudah-mudahan dibawah kepengurusan pak Salmon, sepak bola Jakarta Timur akan kembali menjadi barometer dan mampu memacu askot lainnya untuk sama-sama mengembambangkan sepak bola Jakarta. Harapan saya pak Salmon dapat memeunuhi ekspektasi saya ini. Kepada pengurus lainnya, bantu pak Salmon untuk sepak bola Jakarta Timur,” tambah Uden.

Ketum Asprov PSSI DKI usai mengukuhkan Ketum Askot PSSI Jakarta Timur

Ketua Umum Askot PSSI Jakarta Timur Bangun Salmon Saragih mengamini pernyataan Ketum Asprov PSSI DKI Jakarta itu. Ia pun telah menyiapkan sejumlah agenda dan program kerja kepengurusan 2019-2022. Target utama adalah pembenahan bibit pemain usia muda dan kembali menggulirkan kompetisi usia muda berjenjang.

“Selain itu, kami juga akan melakukan pembenahaan perangkat pertandingan dan pembinaan wasit. Statuta FIFA dan PSSI bahwa wasit berusia muda. Program kami pembinaan wasit akan kami mulai usia 15 tahun,” katanya.

Salmon menambahkan, akan mengumpulkan 25 voter klub-klub anggota PSSI Jakarta Timur untuk membahas turnamen dan kompetisi untuk kelompok usia 15, 17 dan 19 tahun dalam waktu dekat. Tujuannya adalah melakukan kompetisi usia 15 dan 17, kemudian akan disaring untuk program Pekan Olahraga Nasional (PON) untuk KU- 19.

“Dengan kompetisi yang berjenjang kami berharap pemain Jakarta Timur akan mewakili Jakarta berlaga di PON Papua 2020. Program kami adalah mengutamakan kebersamaan agar 25 klub PSSI Jakarta Timur bisa bersinergi untuk memajukan untuk sepak bola Jakarta dan menjadi barometer. Seluruh pengurus dan klub bertekad untuk memajukan sepak bola Jakarta Timur,” ujarnya lebih lanjut.

Usai ditinggalkkan oleh GH Sutedjo (Alm) dan adanya perbedaan kepengurusan ditingkat nasional, PSSI Jakarta Timur ibarat ayam kehilangan induknya, karena itu, Salmon juga berjanji kepengurusan yang baru ini akan kembali mengembalikan marwah sepak bola dengan kembali menggulirkan kompetisi dan turnamen di bawah Asprov DKI Jakarta.

“Kami ini adalah bagian Asprov. Askot akan menjalankan program Asprov dan mendukung penuh kepemimpinan pak Uden yang kami pilih,” demikian Salmon. (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>