MALANG – Meskipun Liga 1 2020 dihentikan karena pandemi virus corona tak membuat Arema FC lupa dengan sepak bola akar rumput. Dengan berbagai kendala dan keterbatasan yang ada, Arema FC tetap berkomitmen menjaga roda pembinaan usia dini tetap berjalan.

Kini Singo Edan menuai apa yang mereka tanam. Produk akademinya menyebar ke berbagai program pembinaan usia dini level nasional dan Timnas. Kabar baik pertama dari lanjutan seleksi Garuda Select III. Arema FC memastikan dua pemain binaannya berangkat ke Inggris. Dua pemain tersebut adalah Mohammad Dzulfikar Maliki (gelandang) dan Muhammad Iqbal Priambudi (striker).

Sementara itu produk akademi lainya, Titan Agung Bagus ikut mengangkat nama Singo Edan setelah masuk dalam Timnas U-19. Pemain yang baru saja promosi ke tim utama tersebut masuk dalam 33 nama yang dipilih Shin Tae Yong untuk mengikuti program Timnas U-19 virtual training.

Hal ini menjadi lompatan besar bagi Titan yang sebelumnya nyaris talentanya tak pernah terendus Timnas. Pencapaian tiga pemain ini pun menjadi bukti eksistensi dan kontribusi Akademi Arema kepada persepak bolaan nasional.

“Semoga menjadi semangat baru bagi Arema sendiri untuk mencetak pemain muda berkualitas, sekaligus menjadi tantangan bagi para pelatih di senior dan juga akademi Arema agar terus menjalin sinergi dalam mencetak pemain berkualitas,” ujar Sudarmaji, Media Officer Arema.

“Bagi pemain, kami sangat berharap agar tetap fokus dan sungguh-sungguh karena membawa nama harum Arema. Serta berkontribusilah untuk Merah Putih,” pungkasnya.