PT KAI Petakan Daerah Rawan Bencana Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2019

By on December 3, 2018
kereta api 1

KANALNEWS.co, Jakarta – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengatakan sudah memetakan lokasi rawan bencana sebagai bagian dari aspek prasarana dalam rangka persiapan libur Natal dan Tahun Baru 2019.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, KAI akan mengantisipasi daerah-daerah rawan bencana alam dengan mendeteksi sebanyak 305 titik rawan berupa banjir, longsor, dan ambles di sepanjang jalur KA di Jawa sampai Sumatra,” kata Edi di Gedung Jakarta Railways Center, Senin (3/12/2018).

Edi memastikan KAI menyiapkan alat material untuk siaga. Beberapa alat tersebut, yaitu berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi H Beam untuk jembatan, alat penambat rel di semua titik yang sudah dipresiksi mengalami rawan bencana. Selain itu, KAI juga menyiagakan tenaga flying gank, petugas penilik jalan (PPJ) tambahan, penjaga jalan lintas (PJL) tambahan, dan petugas posko daerah rawan.

“Ini semua kami tambah di sepanjang lintas kereta api Jawa dan Sumatra untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan,” ujarnya lebih lanjut.

KAI juga mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu di pelintasan sebidang. Data menunjukkan, dari tahun ke tahun terdapat tren kenaikan jumlah kecelakaan di pelintasan sebidang. Pada 2016 terjadi 295 kecelakaan, 2017 tercatat 448 kecelakaan, dan per 30 November 2018 telah terjadi 341 kecelakaan.

Lokasi rawan bencana di Daop 1 jakarta terdiri dari 160 titik, Daop 2 Bandung terdapat 44 titik, Daop 3 Cirebon terdapat empat titik, Daop 4 Semarang terdapat enam titik, Daop 5 purwokerto terdapat 14 titik, Daop 6 Yogyakarta terdapat empat titik, Daop 7 Madiun terdapar delapan titik, Daop 8 Surabaya terdapat 12 titik, dan Daop 9 Jember terdapat 17 titik.

Sementara untuk di Sumatra Utara terdapat 11 lokasi rawan bencana dan Sumatra Barat terdapat tujuh titik rawan bencana. Begitu juga di Palembang terdapat 20 titik dan terakhir di Tanjungkarang terdapat tiga titik rawan bencana. (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>