Presiden Jokowi Inginkan Lembaga Pendidikan Tinggi di Bidang Olahraga

By on December 27, 2018
jokl7

KANALNEWS.co, Jakarta – Pemerintah harus melakukan perubahan paradigma (changing paradigm) dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang keolahragaan yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus.

Hal itu dikutip dari pengantar yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo saat membuka Rapat terbatas tanggal 21 November 2018 di Istana Kepresidenan Bogor – Jawa Barat tentang Pembangunan Sumber Daya Manusia Untuk Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, menyampaikan bahwa: Pemerintah harus menjadikan 250jt penduduk Indonesia sebagai sebuah kekuatan besar yang bukan hanya bertujuan untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk mengejar kesejahteraan dan kemajuan bersama. Salah satu kunci untuk mencapai hal tersebut menurut Bapak Presiden adalah perbaikan sistem pendidikan Indonesia, terutama melalui revitalisasi pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.

Mungkin selama ini yang diketahui oleh banyak lapisan masyarakat bahwa Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan di bidang keolahragaan hanya berada di bawah naungan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (disingkat: IKIP yang sekarang sudah menjadi Universitas) yang menyelenggarakan pendidikan akademik, khususnya dalam disiplin ilmu pendidikan dengan fokus mencetak mahasiswanya untuk menjadi guru atau tenaga kependidikan lainnya.

Oleh karena itu, sesuai dengan hasil keputusan Ratas Presiden serta perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (saintek) di bidang keolahragaan, maka sudah saatnya Pemerintah harus melakukan perubahan paradigma (changing paradigm) dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang keolahragaan yang mampu melahirkan sumber daya manusia juara (human resource champion) yang memiliki keunggulan kompetensi khusus di bidang keolahragaan di era industri 4.0 (milenial industri).

Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai penanggung jawab keolahragaan nasional dari sisi pemerintah. telah menggarisbawahi arahan yang disampaikan Bapak Presiden dalam Ratas tersebut, yaitu dengan melakukan revitalisasi pendidikan vokasi di bidang keolahragaan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Kemenpora akan memulai revitalisasi pendidikan vokasi olahraga Indonesia dengan mendirikan lembaga pendidikan tinggi bidang keolahragaan dengan konsep vokasi untuk tumbuh berkembang menjadi Sekolah Tinggi. Pendidikan tinggi olahraga ini memiliki rancang bangun khusus menyediakan berbagai program studi yang relevan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang keolahragaan, terutama di bidang Sport Industry serta Sport Science and Technology serta tetap melaksanakan azas Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu perguruan tinggi memiliki posisi dan peran strategis untuk melaksanakan pendidikan, edukasi masyarakat/manusia, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyampaikan bahwa arah dan tujuan revitalisasi pendidikan olahraga Indonesia yang diinginkan adalah menghadirkan perguruan tinggi di bidang keolahragaan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan revolusi olahraga Indonesia menuju prestasi dunia serta berperan aktif menjadikan olahraga sebagai National Sport Branding. Guna mewujudkan hal tersebut Kemenpora mempersiapkan secara sungguh-sungguh, yaitu dengan menyelenggarakan kegiatan Seminar dan Lokakarya Rancang Bangun Kelembagan Pendidikan, khususnya di bidang keolahragaan. Kegiatan Semiloka ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi-rekomendasi berupa dokumen-dokumen kelayakan akademik dan non akademik konsep pendidikan olahraga Indonesia, sekaligus mampu medirikan lembaga pendidikan tinggi yang melahirkan tenaga-tenaga profesional di bidang Sport Science and Technology (sport scientech), Sport Industry (include: business and marketing), Sport of Law, Sport Media and Journalist, dll yang mampu memenangkan persaingan dan memiliki reputasi Internasional.

Sementara itu Ketua Pelaksana Seminar dan Lokakarya Rancang Bangun Kelembagan Pendidikan Kemenpora Heru Bramoro menambahkan, bahwa kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 26 – 28 Desember di Belleza Hotel – Permata Hijau Jakarta.

Menpora Imam Nahrawi dijadwalkan akan membuka acara sekaligus menjadi Keynote Speaker,  namun karena suatu dan lain hal, Menpora berhalangan hadir dan menyampaikatan sambutan tertulis yang dibacakan Ketua Pelaksana, Seminar dan Lokakarya Rancang Bangun Kelembagaan Pendidikan, Heru Bramoro, ST. MM,  di Bellazza Hotel, Jakarta, Rabu (26/12) malalm.

Tampak hadir pada acara ini anta lain Menristekdikti Moh. Nasir dan MenpanRB Syafruddin dalam sesi talkshow yang akan didampingi oleh Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto, Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, dan Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali.

Untuk materi-materi Semiloka akan membahas tentang Statuta, Kurikulum, Organisasi dan Tata Laksana, serta Sarana dan Prasarana Pendukung Industri Olympic Research and Olympic Centre. Para narasumber yang sudah menyatakan kesediaan untuk hadir, dari Kemenristek-dikti antara lain: Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M.Eng.Sc. (Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti); Prof. Ismunandar, Phd (Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan); Dr. KH. Abdul Wahid Maktub (Staf Khusus Menristekdikti).

Para narasumber lain yang akan hadir diantaranya: H. Abdillah, SE, M.Si (Sekretaris Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia), H. Ir. Alex Noerdin (Ketua Umum KONI Provinsi Sumatra Selatan), Raja Sapta Oktohari (Ketua Umum HIPMI 2011-2014 dan Ketua Umum INAPGOC), Dr. KH Zastrouw Al Ngatawi (Budayawan dan Sosiolog UI).

Heru menyampaikan bahwa peserta Semiloka yang diundang antara lain: Gubernur/Wakil Gubernur 34 Provinsi se-Indonesia, seluruh perwakilan dari Kementerian/Lembaga yang terkait dengan pemangku kepentingan olahraga nasional, segenap stakeholders olahraga nasional (BUMN dan swasta), Pimpinan Media Olahraga Nasional, Praktisi Pendidikan dan Keolahragaan, Para Atlet Olympian, dan masih banyak lagi dari unsur komponen kekuatan bangsa lainnya yang selama ini fokus terhadap perkembangan dan kemajuan olahraga nasional.(Mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>