Polresta Depok Kabulkan Penangguhan Penahanan Nur Mahmudi Ismail

By on September 14, 2018
nur1

KANALNEWS.co, Jakarta – Tersangka kasus dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos Kota Depok, Jawa Barat, Nur Mahmudi Ismail dipastikan masih akan menghirup udara bebas setelah pengajuan penangguhan penahanannya dikabulkan setelah matan Walikota Depok menjalani pemeriksaan selama lebih dari 15 jam.

Penyidik Polresta Depok mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Nur Mahmudi Ismail. “Kami mengajukan penangguhan penahanan dan dikabulkan. Tentunya Pak Nur akan kooperatif jika memang dipanggil kembali,” kata kuasa hukum Nur Mahmudi, Iim Abdul Halim, di Depok, Jumat (14/9/2018).

Tim penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polresta Depok memeriksa mantan Wali Kota Depok dua periode tersebut secara maraton pada hari Kamis, 13 September sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 23.40 WIB.

Penyidik mengajukan 64 pertanyaan kepada mantan Presiden Partai Keadilan seputar pembebasan lahan Jalan Nangka yang merupakan akan menjadi akses masuk menuju Apartemen Green Lake View.

Penyidik Tipikor Polresta Depok memanggil mantan Wali Kota Depok tersebut untuk kedua kalinya.

Pada panggilan pertama, Kamis 6 September, Nur Mahmudi Ismail tidak memenuhi panggilan penyidik karena sedang menjalani perawatan kesehatan.

“Pak Nur masih dalam pemulihan kesehatannya akibat benturan ketika bermain voli, jadi tidak bisa datang hari ini,” kata Iim.

Namun, kata Iim lagi, kliennya masih bisa berkomunikasi dengan baik, sehingga masih perlu beristirahat.(mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>