IDI Periksa Dugaan Pelanggaran Kode Etik Dokter RS Medika Permata Hijau

By on January 11, 2018
Logo_Ikatan_Dokter_Indonesia_(IDI)

KANALNEWS.co, Jakarta – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) masih memeriksa dugaan pelanggaran kode etik profesi yang dilakukan dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo saat menangani mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto usai mengalami kecelekaan di wilayah Permata Hijau Jakarta Selatan.

“Masih dalam proses di MKEK (Majelis Kehormatan Etik Kedokteran),” kata Sekretaris PB IDI, Dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT dalam pesan elektroniknya di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Bimanesh adalah dokter yang pernah menangani tersangka kasus korupsi proyek KTP-elektronik Setya Novanto usai mobil fortuner yang ditumpanginya menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu (10/1) resmi menetapkan Bimanesh bersama Fredrich Yunadi mantan kuasa hukum Novanto sebagai tersangka, karena diduga bekerja sama memalsukan data-data medis sehingga Novanto bisa menghindari pemeriksaan penyidik KPK. Selain itu, lembaga antirasuah itu juga mencegah Bimanesh dan Frederich bepergian selama enam bulan ke luar negeri.

“Tersangka Bimanesh Sutarjo dicegah bepergian ke luar negeri selama 6 bulan ke depan sejak 8 Januari 2018. Yang bersangkutan dicegah dalam kapasitas sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1).

Selain mereka, masih ada tiga orang lagi yakni Reza Pahlevi, M. Hilman Mattauch dan Achmad Rudyansyah yang dicegah ke luar negeri selama 6 bulan terhitung 8 Desember 2017. (WAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>