137 Atlet Berprestasi Diangkat Sebagai PNS di Lingkungan Kemenpora

By on January 17, 2018
Imam PNSd1

KANALNEWS.co, Jakarta – Pemerintah mengangkat sebanyak 137 orang atlet berprestasi tingkat dunia untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) melalui formasi khusus tanpa  seleksi, akan tetapi  cukup melalui Test Kompetensi Bidang (TKB).

Demikian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (MenPAN-RB), Asman Abnur, saat bertindak selaku pembina upacara pada upacara rutin setiap tanggal 17 di Kantor Kmenterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu 17/1/2018).

Pada upacara rutin itu  hadir Menteri Pemuda dan Olahrga (Menpora) Imam Nahrawi dan sejumlah pejabat teras Kemepora, diantaranya Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto dan  Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Mulyana.

Asman Abnur menjelaskan, formasi khusus yang dimaksud adalah model pengangkatan PNS  tanpa melalui test sebagaimana pengangkatan PNS pada umumnya.

“Melalui formasi khusus ini, artinya tidak seperti test PNS biasa, namun hanya menggunakan Test TKB (Test Kompetensi Bidang). Meskipun demikian, tetap ada proses yang berjalan seperi misalnya,  pra-jabatan sampai penempatannya,” kata Asman Abnur.

Asman Abnur menambahkan bahwa setelah berstatus sebagai PNS, ke 137 orang atlet berprestasi diserahkan sepenuhnya kepada Kemenpora untuk ditempatkan di lingkungan Kemenpoa.

“Langkah berikutnya  PNS ini saya serahkan kepada Pak Menteri (Imam Nahrawi–red) untuk ditempatkan di lingkungan Kemenpora, Lembaga, Dinas Pemuda dan Olahraga yang membutuhkan,” ujar Asman Abnur.

Menpora Imam Nahrawi (pakai baju Korpri) tengah beramah-tamah dengan para PNS atlet berprestasi level dunia.

Sementara, Menpora Imam Nahrawi mengucapkan terimakasih kepada MenPAN-RB atas pengangkatan 137 atlet sebagai PNS melalui formasi khusus tersebut.  “Ini betul-betul menjadi kabar terbaik dari Pak MenPAN-RB bagi seluruh insan olahraga, baik atlet dan pelatih, karena ini menjadi sejarah dan semangat besar kebangkitan olahraga di Tanah Air,” kata  Imam Nahrawi.

Langkah ini menurutnya menjadi langkah besar Presiden Joko Widodo yang memiliki komitmen kuat dan keberpihakan yang lebih baik pada dunia olahraga di Indonesia, “Kami akan terus mengawal para atlet sejak awal mereka mengikuti pemusatan latihan, mulai dari pemberian honor dan gaji yang layak agar mereka terus bersemangat dan fokus pada prestasi, lalu memantau asupan nutrisi dan gizinya, memantau pelatihannya, hingga di ujungnya saat mereka berprestasi tambahan bonus juga akan diberikan oleh pemerintah,” jelas Menpora.

Menpora menambahkan pemberian status PNS kepada para atlet ini dapat menjamin masa depan atlet secara berkelanjutan setelah tidak lagi produktif di lapangan olahraga.

“Seperti telah dijelaskan oleh Pak MenPAN-RB, sejumlah atlet ini diangkat di Kemenpora dan aktif juga sebagai atlet dan pelatih tetapi pada saatnya mereka butuh pulang kampung misalnya, maka disitu kita akan menempatkan mereka di Dinas Pemuda dan Olahraga setempat maupun klub-klub sebagai pelatih,” kata Imam Nahrawi.

Dijelaskan,  137 atlet yang diangkat menjadi PNS adalah peraih medali pada Olimpiade dan Paralympiade berupa medali emas, perak, dan perunggu.

Presiatasi tingkat dunia lainnya adalah peraih medali di ajang Asian Games brrupa medali emas dan perak dan peraih medali emas SEA Games 2015 hingga 2017.

Untuk pertama kalinya juga dalam sejarah, tidak ada perbedaan penghargaan yang diterima antara atlet normal dan atlet dengan disabilitas, sebagaimana halnya penerimaan bonus yang diterima oleh atlet berprestasi pada Olimpade dan Paralimpiade, hingga SEA Games dan ASEAN Para Games 2017 Kuala Lumpur, beberapa waktu lalu.

Data Kemenpora menyebutkan bahwa sejumlah atlet-atlet berprestasi yang diangkat sebagai PNS antara lain sebagai berikut:
Ni Nengah Widiasih (Peraih Emas Angkat Berat, ASEAN Para Games 2017), Eki Febri Ekawati (Peraih Emas Tolak Peluru, SEA Games 2017), Eko Yuli Irawan (Peraih Perak Angkat Besi, Olimpiade Rio 2016), Sri Wahyuni Agustiani (Peraih Perak Angkat Besi, Olimpiade Rio 2016), Rifda Irfana Luthfi (Peraih Emas Senam, SEA Games 2017), I Gede Siman Sudartawa (Peraih Emas Renang, SEA Games 2017), Mohammad Ahsan (Peraih Emas Bulutangkis Ganda Putra, Asian Games 2014), Hendra Setiawan (Peraih Emas Bulutangkis Ganda Putra, Asian Games 2014), Tontowi Ahmad (Peraih Emas Bulutangkis Ganda Campuran, Olimpiade Rio 2016), Liliyana Natsir (Peraih Emas Bulutangkis Ganda Campuran, Olimpiade Rio 2016), Greysia Polii (Peraih Emas Bulutangkis Ganda Putri, Asian Games 2014), Anthoni Ginting (Peraih Emas Badminton Asia Team Championship 2016, Peraih Perak Thomas Cup 2016), Kevin Sanjaya (Peraih Emas Ganda Putra, All England 2017) Marcus Fernaldi (Peraih Emas Ganda Putra, All England 2017), Christopher Rungkat (Peraih Emas Tenis, SEA Games 2017) dan Lindswel Kwok (Peraih Emas Wushu, SEA Games 2015 dan 2017, Peraih Perak Taijiquan Championship Polandia 2016). (mul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>