Ilustrasi

 

KANALNEWS.CO , Gresik— Dana Bantuan Operasional Lembaga TPQ untuk pencegahan Covid-19 di Gresik menuai banyak pertanyaan dari para pengurus TPQ di Kabupaten Gresik. Bagaimana tidak, dari 10 Juta dana BOP pencegahan Covid-19 yang masuk rekening masing-masing Lembaga TPQ, 6 juta dari jumlah itu disetorkan lagi ke Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ).

 

Di Sampaikan oleh beberapa kepala TPQ di kecamatan Manyar, Balongpanggang, Kebomas, Kedamean, dan Bungah mereka mendapat bantuan dana sebesar 10 juta yg turun melalui rekening lembaga masing – masing namun nantinya di kembalikan lagi ke FKPQ sebesar 6 juta untuk di belikan alat pencegahan covid – 19.

 

Salah seorang Pengurus Lembaga TPQ yang minta namanya dirahasiakan menjelaskan, pihak FKPQ berdalih nominal 6 juta itu untuk pembelian Alat atau barang untuk pencegahan Covid-19 yang disediakan FKPQ.

“Dikordinir oleh FKPQ Kecamatan, untuk disetor ke FKPQ Kabupaten, di kecamatan lain juga begitu,” ceritanya (21/09/2020)

 

Ditambahkan, di beberapa kecamatan pun demikian ternyata di lapangan beberapa TPQ yg tergabung di FKPQ juga ternyata mewajibkan masing-masing TPQ untuk menyisihkan nominal 6 juta dari 10 juta anggaran BOP yang turun untuk pembelian barang/alat pencegahan Covid-19.

“Secara lisan sih dibilang itu sifatnya wajib,” tambahnya.

 

Sementara itu kepala Kemenag Kabupaten Gresik Markus menjelaskan, pihak kemenag di Kabupaten Gresik di semua tingkatan tidak terlibat praktik tersebut.

“Kemenag saya tegaskan tidak terlibat bila ada praktik seperti itu, kami berusaha maksimal agara pelayanan dan penyelenggaraan kebijakan di lingkungan Kemenag bersih,” tegasnya.

 

Markus menambahkan, bila sesuai Juknis, BOP tersebut langsung masuk rekening lembaga, dan kewenangan penuh ada di lembaga dalam membelanjakannya.

“Juknisnya jelas, lembaga TPQ punya kewenangan penuh untuk mengelola anggaran itu. Dan tidak ada kewajiban untuk membelanjakannya di tempat atau pihak tertentu,” beber Markus sambil menyarankan untuk mengkonfirmasi ketua FKPQ kabupaten Gresik.

 

Tentunya hal ini sangat bertolak belakang dengan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai Bencana Nasional, Yang mengintruksikan untuk tidak ada indikasi penyalahgunaan anggaran dana covid – 19 tersebut.

 

Sementara ketua FKPQ Gresik Bapak Syafii manan, hingga saat ini masih belum bisa di hubungi lewat pesan via whatsapp. (Bay).