Kanalnews.co, Jakarta – Selain memberikan santunan kepada para Yatim, Dhuafa dan Guru Mengaji serta memberikan takjil gratis, Nurani Insitute Indonesia (NUI) juga memberikan santunan kepada para penjaga makam pahlawan nasional dan ulama di Jakarta dan Makassar. Mereka diberi tali asih karena pada Bulan Suci Ramadhan kali ini ikut terdampak oleh Pandemi Covid19.

Sejumlah penjaga makam yang diberikan tali asih antara lain penjaga makam Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin, penjaga makam Pangeran Diponegoro dan makam Syekh Yusuf di Makassar serta beberapa penjaga makam ulama di Jakarta seperti makam Habib Ali Bin Abdurrahman Al Habsyi (Habib Ali Kwitang) dan makam Habib Husein bin Abu Bakar bin Abdillah Alayidrus (Habib Luar Batang).

“Beberapa situs makam ditutup dan sepi pengunjung karena kondisi Covid-19.  Tentu ini berdampak juga pada para penjaganya. Semoga tali asih dari Nurani Institute bisa menjadi berkah Bersama,” kata Direktur Nurani Institute Indonesia, Hj Nurhidaya di Jakarta, Sabtu (16/5).

Pemberian tali asih kepada para Penjaga Makam Pahlawan Nasional dan Ulama di Jakarta dan Makassar tersebut diberikan bersamaan pada Jumat (15/5). Sebagai lanjutan dari kegiatan pemberian tali asih kepada Yatim, Dhuafa dan Guru Ngaji yang dilakukan pada sejak sebelum Ramadhan hingga malam puncak 17 Ramadhan 1441 H.

Pembina Nurani Institute Indonesia, Amar Ahmad menambahkan, untuk kegiatan pembagian takjil gratis juga terus dilakukan oleh Nurani Institute pada malam-malam ganjil setelah 17 Ramadhan hingga 29 Ramadhan. “Pada malam ke-23, pembagian Takjil alhamdulillah masih dijalankan di Makassar,” ujarnya.

Kegiatan Berbagi Berkah Ramadhan oleh Nurani Institute tahun ini ternyata tidak hanya dilaksanakan di Jabotabek dan Makassar. Namun juga di Kalimantan Timur lewat kerjasama dengan para Para Guru Madrasah As’adiyah.