KANALNEWS.co, Wamena – Pasca aksi massa yang terjadi di Wamena dua minggu lalu, hingga saat ini PLN telah menyalurkan bantuan senilai 305 juta rupiah untuk masyarakat korban kerusuhan tersebut. Bantuan berupa bahan makanan, pakaian, selimut dll. ini, diberikan kepada pengungsi yang berada di posko-posko tersebar di Wamena dan Jayapura.

Melalui PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, bantuan disalurkan masing-masing senilai 188 juta rupiah dan 117 juta rupiah yang dilakukan dalam beberapa tahap. Lokasi pendistribusian antara lain Posko Polres Jayawijaya, Posko Kodim 1702/Jayawijaya, Posko AUIRI, Posko Lanud TNI AU Sentani, Posko Yonif 751 Raider, Posko Masjid Raya Al-Aqsa serta Posko Gedung Tongkonan Jayapura.

Selain memberikan batuan kepada masyarakat, PLN juga menggagas program bertajuk “Komunikasi Personal untuk Kehidupan Lebih Baik” yang ditujukan untuk pegawai dan keluarga pegawai PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wamena. Program yang rencananya akan dilaksanakan selama 2 hari, tanggal 9-10 Oktober 2019 ini, merupakan kerja sama antara PLN dan Sinergy Lintas Batas, yang telah berpengalaman menangani pemulihan diri pascakejadian yang berdampak negatif.

“Semoga kegiatan 2 hari ini memberikan hal yang positif dan menumbuhkan sikap optimisme, sehingga para peserta dapat melanjutkan hidup ke arah yang lebih baik. Ini merupakan bentuk perhatian PLN kepada pegawai dan keluarga pegawai “, ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat , J. A. Ari Dartomo.

Sebelumnya, Menteri BUMN, Rini M. Soemarno dan Direktur PLN, Sripeni Inten Cahyani telah menemui keluarga pegawai di Hotel Grand Allison, Jayapura pada Selasa malam (8/10). Dalam tatap muka tersebut Direktur PLN banyak mendengar cerita dari keluarga pegawai PLN UP3 Wamena mengenai kejadian yang dialami hingga menghanguskan kantor PLN UP3 Wamena dan mengharuskan mereka dievakuasi ke Jayapura.

Dalam acara tersebut, PLN menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi bantuan keluarga pegawai yang selalu mendukung para pegawai dalam memulihkan sistem kelistrikan pascakerusuhan di Wamena hingga rampung.(eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here