KANALNEWS.co, Serpong – Komunitas Peduli Down Syndrome & Disabilitas bekerjasama dengan Scientia Square Park (SQP) menggelar acara “Fun Journey”. Acara ini dikemas dalam rangkaian perayaan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Ibu.

Fun Journey yang memiliki arti “suatu perjalanan yang menyenangkan” ini dikemas dalam bentuk rangkaian kegiatan yang penuh dengan keseruan dan kebersamaan, dan diharapkan dapat memberikan banyak pengalaman, serta pengembangan keterampilan bagi anak berkebutuhan khusus.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri serta memberikan kesadaran bagi para penyandang disabilitas, untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada pada dalam diri mereka dan untuk menumbuhkan kepedulian serta mengasah kepekaan berbagai pihak,seperti para pendamping dan pengunjung, agar lebih mampu menerima keberadaan para penyandang disabilitas di tengah masyarakat.

Berbagai bentuk keceriaan kegiatan adalah farm tour & activities, pets therapy, cooking class, crafting & pizza making, booth & bazaar, dan flash mob performances. Acara ini juga dimeriahkan oleh Karina Syahna pemenang Top 10 Puteri Indonesia 2019, dan Chef Desi Trisnawati, pemenang Masterchef Indonesia Season 2. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan hadiah door prizes berupa 1 unit kamar executive untuk 2 malam di Novilla Boutique Resort, Bangka, dan 3 set Oxone Cookware.

Direktur PT. Summarecon Agung Tbk Soegianto Nagaria mengatakan, sebagai taman terbuka hijau yang ramah terhadap anak berkebutuhan khusus, tentunya Scientia Square Park turut serta memperingati Hari Disabilitas Internasional, yang berdekatan dengan Hari Ibu, dalam beragam kegiatan hasil kolaborasi dengan Komunitas Peduli Down Syndrome & Penyandang Disabilitas bertajuk Fun Journey.

Tujuan diselenggarakannya Fun Journey adalah untuk memberikan pengalaman yang seru kepada anak berkebutuhan khusus, serta membantu mengembangkan potensi diri yang mereka miliki. Tak hanya itu, acara ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kepekaan serta kepedulian masyarakat agar lebih mampu menerima keberadaan penyandang disabilitas di tengah masyarakat.” Ujar Soegianto. (WAN)