Kemenkominfo Turunkan Tim Lakukan Komunikasi Dengan Telegram

By on July 19, 2017
Telegram logo

KANALNEWS.co, Jakarta – Kemeterian Komunikasi dan Informatika telah menurukan tim untuk melakukan komunikasi dengan Telegram dalam mengatasi pemblokiran akun media sosial asal Rusia itu sebagian oleh Kominfo akhir pekan lalu.

“Fokusnya adalah untuk menyiapkan semacam tata cara,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Jakarta, Rabu (19/7/2017).

Menkominfo menyatakan, telegram memiliki cara kerja yang berbeda karena mereka menyatakan diri sebagai lembaga non-profit, tidak seperti layanan lainnya yang komersial. “Yang penting, ke depannya, jika ada konten yang dianggap bertentangan dengan aturan, seperti radikalisme, terorisme, Telegram juga bisa merespon secara cepat,” kata Menkominfo.

Sebelumnya Kementerian yang mengawasi seluruh jaringan komunikasi dan informatika di Indonesia itu telah berupaya menghubungi Telegram sejak tahun lalu, tapi, tidak mendapat balasan sehingga mengambil langkah memblokir akses ke situs Telegram untuk meredam penyebaran konten radikalisme dan terorisme.

CEO Telegram Pavel Durov mengakui ada kekeliruan sehingga menyebabkan kesalahpahaman. Mereka pun segera membalas surat elektronik Kominfo agar dapat bekerja sama lebih efisien dan ketika disinggung apakah Telegram perlu membuat pusat data di Indonesia, Rudiantara menyatakan belum tahu, tapi, sebagai warga dunia digital global, Indonesia sebaiknya bersikap terbuka dan kompetitif.

“Kita juga harus jadi negara terbuka agar Indonesia jadi negara kompetitif di marketplace internasional,” kata dia.

Pemerintah juga tetap berupaya memberantas konten negatif di platform lainnya dengan terus bertemu dengan penyedia layanan untuk membahas penanganan konten negatif. (Herwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>