KANALNEWS.co, Jakarta – Begawan Pertambangan, Subroto kembali menyampaikan himbauan kepada pemerintah agar tidak lagi bergantung pada energi fosil, akan tetapi segeralah beralih pada renewable energy.

Menteri Pertambangan dan Energi (1978 -1988) menyampaikan hal itu ketika menghadiri acara Seminar dan Pameran Hari Listrik Nasional ke 74 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

“Dalam banyak kesempatan, saya selalu mengatakan bahwa pemanfaatan energi kita segeralah beralih ke renewable energy (Energi Baru Terbarukan—red). Kenapa, ya pertama energi ini ramah lingkungan, kedua sumber energinya berlimpah dan ketiga harganya relative murah dibandingkan fosil,” kata Subroto.

Menurut Subroto, beralih ke energi baru terbarukan (EBT) bukan berarti harus meningglkan energi fosil secara total, akan tetapi pemahamannya adalah porsi renewable energy lebih besar dari energi fosil.

Namun, dalam kenyataannya, kata dia, apa yang terlihat dalam kebijakan energi yang dijalankan Pemerintah seperti yang tertuang pada program pemerintah mencapai target Bauran Energi (Energy Mix) tahun 2025 sebesar 6,5 GWp (Gigawatt peak), seperti panggang jauh dari api.

Oleh karena itu, Subroto minta pemerintah melakukan terobosan-terobosan baru berkaitan dengan upaya pengembangan renewable energy, salah satunya adalah memanfaatkan dana investasi. “Pemerintah dananya terbatas, ya undang Investor. Undang investor banyak-banyak. Permudah semua perijinan dan konsisten dengan perundang-undangan dan jangan berubah-ubah serta lepas dari pengaruh politik,” tegas Subroto. (Eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here