KANALNEWS.co, FilipinaTimnas Basket Putra Indonesia tunduk di semifinal lawan tim tangguh Philipina 70-97, di Mall of Asia Arena, Senin (9/12) malam. Menpora Zainudin Amali tetap sampaikan pujian dan apresiasi atas perjuangan menembus semifinal, dan berpeluang besar meraih perunggu yang akan berebut dengan Vietnam.

Kekalahan dari Philipina semua orang dapat memaklumi, dimana memang tuan rumah adalah unggulan utama basket di Asia Tenggara. Selain memang olahraga yang paling digemari masyarakatnya, Philipina juga banyak rekrutmen melalui naturalisasi. Oleh karenanya apapun hasilnya, Menpora tetap menyampaikan pujian dan apresisi atas jerih payah perjuangan atlet-atlet basket Indonesia.”Saya kira bagus anak-anak kita, melawan 7 naturalisasi. Ini anak-anak kita berkembang main di Indonesia, yang Philipina mainnya di Amerika, jadi jauh. Anak-anak melawan tadi saja sudah bagus luar biasa,” puji Menpora.

Selanjutnya mengikuti perkembangan perolehan medali secara keseluruhan, Menpora bersyukur karena target medali sudah terlampaui. Sebagaimana sejak awal disampaikan bahwa upaya maksimal yang harus dilakukan adalah memperbaiki peringkat dari dua kali SEA Games yang berada pada posisi lima. Guna mendongkrak itu, tolok ukur pertama adalah target medali.

“Dari awal sudah saya sampaikan termasuk saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI bahwa target kita memperbaiki peringkat yang dua kali kita nomor 5, makanya kali ini kita target emas 45 kemudian kita tingkatkan dan sekarang sudah 70 ya alhamdulilah,” kata Menpora yang saat wawancara media bersama Wakil Ketua Komisi X Hetifah.

Turut mendampingi Menpora dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Staf Ahli Ekraf Jonni Mardizal, Plt Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti, President NOC Raja Sapta Oktohari, CdM Harry Warganegara. (Eko)