Kanalnews.co, Sibolga – Hari terakhir reses perseorangannya, Senin (9/3) Anggota Komisi XI DPR RI Sihar Sitorus yang melakukan kunjungan ke Kantor Walikota Sibolga menyoroti berbagai hal yang diterimanya dari masyarakat kepada Pemerintahan Kota Sibolga. Hal pertama yang disampaikan Sihar adalah mengenai beroperasinya pukat trawl dalam menangkap ikan.

“Kemarin saya bertemu masyarakat pak, mereka nelayan kecil yang mengeluhkan beroperasinya pukat trawl. Mohon solusinya pak, ini perlu kita tanggapi pak, karena ini berkaitan dengan perekonomian masyarakat,” ujar Sihar. Seperti diketahui, bahwa penggunaan pukat trawl secara aturan dan undang-undang sudah dilarang.
Lebih lanjut, Sihar yang juga bertemu dengan para penggiat ikan Sibolga beberapa waktu lalu menyampaikan perlunya cold storage milik Pemko. Untuk menampung ikan nelayan kecil dalam partai kecil, sekitar 200-300 kilogram. Bahkan sampai 1 ton.

“Saya ketemu para nelayan kecil dan penggiat ikan kecil, pasar mereka hanya sanggup menanggung kebutuhan harian, mereka meminta adanya cold storage dari Pemko Sibolga yang tentunya untuk menampung ikan tangkapan harian,” ujar Sihar.

Sihar juga menyampaikan saat bertemu masyarakat dirinya menerima informasi mengenai perizinan rumah ibadah di Sibolga. Sihar meminta hal-hal seperti ini tidak perlu lagi terjadi, pemerintah sebaiknya fokus pada peningkatan perekonomian dan Indeks Pembangunan Masyarakat.

“Saya sampaikan hal-hal privasi seperti beribadah tidak perlu lagi terlalu kita persulit, karena itu bagian dari hal baik. Dimohon untuk diperhatikan mengenai perizinan rumah ibadah seperti yang disampaikan masyarakat,” tambah Sihar.

Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk menyampaikan terimakasih atas informasi yang disampaikan Sihar sebagai penyambung aspirasi masyarakat dengan pemerintah kota.

“Kita harus mengucapkan terimakasih kepada Pak Sihar. Beliau juga turun ke masyarakat untuk menyambungkan komunikasi yang terputus kepada pemerintah kota Sibolga,” Syarfi Hutauruk.

Syarfi Hutauruk menjelaskan tidak pernah ada kesulitan dalam membuat izin rumah ibadah. Walikota menyampaikan mungkin rumah ibadah yang Sihar maksudkan adalah mengenai perizinan rumah ibadah di Kelurahan Parombunan yang menurutnya melanggar tata ruang karena berada di sekitar Daerah Aliran Sungai.

“Kalau rumah ibadah mudah-mudahan di Sibolga ini tidak ada yang sulit. Kecuali ini ada sebuah gereja yang melanggar tata ruang, di depan Kantor Lurah Parombunan saya sudah mengutus Ketua Himni untuk mencari tanah lain,” ujar Walikota.

Diskusi berlangsung dengan baik, Pemerintah Kota Sibolga memaparkan beberapa program mereka seperti penambahan rute penerbangan bandara, pembangunan cabang kampus USU (Universitas Sumatera Utara) di Sibolga dengan beberapa fakultas bermuatan lokal dan sebagainya.

Walikota dan jajarannya menyambut kedatangan Sihar dan rombongan dengan sangat baik. Turut hadir Wakil Walikota Edi Polo Sitanggang, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sibolga dan kepala-kepala dinas terkait, para Camat dan Lurah yang ada di kota Sibolga.