Kanalnews.co – Pernyebaran Virus Corona yang mulai merebak di Ibu Kota harus segra disikapi dengan tegas, cepat, dan juga lugas oleh pemerintah. Di tengah kabar kurang baiknya penanganan rumah sakit-rumah sakit yang menjadi rujukan mereka yang ingin memeriksakan diri apakah terpapar Corona atau tidak.

Melihat kondisi ini, Pemerintah Republik Indonesia harus meyakinkan kepada masyarakatnya, bahwa sudah melakukan penanganan yang baik dan sigap. Tidak ada salahnya meniru yang dilakukan pemerintah China yang melakukan isolasi dengan cepat, memastikan seluruh penderita Corona ditangani dengan ahlinya dan terpusat di satu tempat dengan mendirikan rumah sakit sementara khusus untuk menangani pasien yang suspect ataupun masih diduga terkena Corona.

Kalaupun tak ada lahan yang luas, Indonesia memiliki Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), stadion terbesar di Indonesia yang pernah menampung sejuta massa saat masa kampanye.  Membangun rumah sakit sementara dan menggerakkan seluruh elemen bangsa untuk saling berbagi. Kalaupun pemerintah tak ada anggara, kami dari Garda Bangsa siap bersama sayap pemuda partai lainnya bergerak untuk mengumpulkan dana dan membantu pemerintah membangun rumah sakit yang layak, tepat, dan bermanfaat maksimal untuk menangani pasien Corona.

Dengan membuat penanganan terpusat, kawasan SUGBK diisolasi, maka peluang untuk menyebarnya virus ini dari mereka yang diduga terienfeksi bisa terpusat. Jalur ke SUGBK sudah ditentukan, dan ini bisa mengurangi peluang virus menyebar ke tempat-tempat lain, apabila tidak diletakkan terpusat.

Di sana, bisa dibangun crisis center, yang menerima minimal satu dokter, tiga perawat dari rumah sakit-rumah sakit yang selama ini memiliki tenaga ahli untuk mengurusi virus ini. Dengan langkah ini pula, pihak ruamh sakit yagn selama ini menjadi rujukan, bisa membuat pasien-pasien yang lain lebih aman dari paparan virus ini. Karena kita tak pernah tahu, apakah mereka yang memeriksakan diri di rumah sakit rujukan tidak datang ke kantin, tidak ke toilet, ataupun Musholla yang memang merupakan fasilitas umum.
Dengan rumah sakit terpusat untuk isolasi, maka semuanya diharapkan bisa dikontrol dengan lebih mudah, lebih terpusat, dan memudahkan monitoring, sehingga pasien-pasien yang kabur dari rumah sakit bisa diantisipasi.

Andai pemerintah sulit dan tak mampu menjalankan harapan di atas, maka langkah terakhir ialah untuk melakukan partial lock down bagi daerah-daerah yang sudah terpapar Virus Corona. Pemerintah pusat harus memulai dan di wilayah-wilayah ibu kota diterapkan lock down. Dengan begitu, penyebaran virus bisa dikurangi dan pemerintah bisa melakukan kontrol dengan lebih mudah. Dalam artian, agar penangan bisa terfokus dan terlokalisir area pandemic-nya.

Demikian, harapan dari kami Garda Bangsa, sebagai salah satu organisasi sayap pemuda partai kebangkitan bangsa. Ini adalah bentuk kepedulian kami jangan sampai generasi yang kelak menjadi harapan untuk memaksimalkan bonus demografi Indonesia ini harus berkurang karena penanganan Virus Corona yang belum maksimal.