Tol Sumatera Menjadi Jalan Alternatif untuk Mudik Lembaran 2018

By on May 18, 2018
po1

KANALNEWS.co,Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) menyatakan, tahun 2018 kondisi jalan jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sehingga hal ini akan memudahkan bagi para pemudik lebaran, baik yang ke Jawa mau pun ke Sumatera.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi, mengemukakan hal itu pada jumpa pers “Kesiapan Jalur Arteri Nasional dan Jalan Tol untuk Mudik Lebaran 2018″ yang berlansung di Press Room Kementerian PUPR, Jumat (18/5/2018).

Di Sumatera ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi ( MKTT ) seksi 1 (Tanjung Morawa-Perbarakan) sepanjang 10,75 kilometer (km) akan digunakan secara fungsional pada musim  mudik dan balik Lebaran 2018. “Tol Ini telah lama dan ditunggu masyarakat di sana,”katanya.

Menurtnya, untuk jalur mudik di pulau Sumatera, selain  jalan tol, Kementerian PUPR juga memastikan kesiapan jalan nasional yang,  tingkat kemantapannya mencapai 90 persen. “Bakauheni-Simpang Susun Bakauheni dan Simpang Susun Permata-Kota baru dan Palembang. Untuk tol yang operaisonal di Sumatera ada 119 km,” katanya.

Ditegaskannya, ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi ( MKTT ) konstruksinya dibangun oleh Badan Usaha Jalan Tol ( BUJT ) PT Jasamarga Kualanamu Tol memiliki 7 seksi sepanjang 61,7 km dengan nilai investasi mencapai Rp4,96 triliun.

Seksi 2-6 (Kualanamu-Sei Rampah) sepanjang 41,6 km telah diresmikan pengoperasiannya bersamaan dengan Tol Medan-Binjai seksi 2-3 sepanjang 10,5 km oleh Presiden RI Joko Widodo pada 13 Oktober 2017 lalu.

Sebagian konstruksi Tol MKTT dibangun menggunakan APBN sebagai dukungan pemerintah meningkatkan kelayakan finansialnya. Dukungan berupa konstruksi pada Seksi 2 (Kualanamu-Parbarakan) sepanjang 7,05 km dan Seksi 1B (Tanjung Morawa-Parbarakan) sepanjang 7,5 km, dengan progres konstruksi keduanya sudah selesai 100 persen.

“Para pemudik bisa memilih alternatif jalan tol, namaun demikian kami ingin mengingatkan bahwa dengan jalan tol tidak berarti tancap gas 100 -120km perjam. Artinya, para pengemudi harus berhati-hati dan usahan setiap 2 – 4 jam, itu istirahat. Di jalan tol kami menyediakan rest area dan manfaatkanlah rest area tersebut,” kata Arie.(mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>