Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, mengatakan, pemanfaatan biodiesel  menunjang ketahan energi yang semakin handal.

Agung Pribadi mengungkapkan hal tersebut diatas di Jakarta, Senin (8/7) terkait dengan sosialisasi dan lounching Road Test Penggunaan Bahan Bakar B-30 (campuran biodiesel 30% pada bahan bakar solar), baru-baru ini.

Sosialisasi B-30 dimaksudkan untuk menyasar kalangan millenial dengan tujuan memberikan pemahaman komprehensif di tengah kalangan anak muda. “Acara ini digelar agar anak-anak muda paham lebih dekat dengan biodiesel sebagai salah satu energi masa depan yang ramah lingkungan,” kata Agung Pribadi.

Menurutnya, bila B-30 terealisasi maka produsen sawit tidak perlu khawatir. Karena, sawit kita akan terserap untuk biodiesel, ketahanan energi semakin handal, impor BBM pun akan semakin berkurang,” tandas Agung.

Acara sosialisasi B-30, kata Agung, digelar secara bergilir di daerah dengan kegiantan antara lain  Temu Netizen. Menurutnya, tanggal 15 Juli ini akan digelar Temu Netizen di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

“Diharapkan, semangat MenujuB30 yang diangkat pada sosialiasi kali ini akan ditularkan para peserta yang hadir kepada komunitas dan masyarakat di sekitarnya,” kata Agung Pribadi.

Sementara, implementasi B-30 ini akan dimulai pada tahun 2020 mendatang.(Mul)